Puing Roket Seberat 3 Ton Baru Saja Menabrak Bulan, Asal-usulnya Masih Misterius


cakrawalarafflesia – Para astronom melaporkan bahwa puing roket seberat tiga ton telah menabrak Bulan dengan kecepatan 9.288 km/jam pada Jumat (4/3/2022).

Puing roket tersebut diprediksi mendarat di kawah Hertzsprung di sisi jauh bulan pada pukul 07:25 EST dengan dampak energi dari tabrakan mencapai lebar 20 meter. Tumbukan tersebut kemungkinan menyebabkan gumpalan debu Bulan setinggi ratusan mil.

Menurut para ilmuwan, ini adalah pertama kalinya sampah luar angkasa secara tidak sengaja bertabrakan dengan permukaan Bulan.

Ilustrasi Bulan Purnama. [Kanenori/Pixabay]
Ilustrasi Bulan Purnama. [Kanenori/Pixabay]

Mengingat tabrakan terjadi di sisi jauh Bulan, dibutuhkan waktu berbulan-bulan bagi para ahli untuk menemukan kawah, mengonfirmasi dampaknya, dan mungkin menemukan petunjuk asal-usul puing roket tersebut.

Baca Juga :  Tanggal Peluncuran Global realme GT2 Pro Resmi Terungkap

Baca Juga:
Bacaan Doa Tahlil Lengkap, untuk Mendoakan Arwah dan Ahli kubur

Banyak ahli berpikir bahwa puing yang telah berada di sekitar luar angkasa selama lebih tujuh tahun itu adalah bagian atas roket milik China.

Namun, para pejabat China membantah dan mengklaim bahwa roket yang digunakan dalam misi tersebut telah terbakar di atmosfer Bumi bertahun-tahun lalu. Sebelumnya, puing roket itu juga diperkirakan milik SpaceX.

Meski begitu, Bill Gray, seorang astronom Amerika Serikat mengatakan bahwa ia yakin puing roket yang menabrak Bulan adalah milik China.

Baca Juga :  Apa Fungsi Mode Carousel di Instagram? Langsung Aja Coba Buat

Dilansir dari Live Science pada Sabtu (5/3/2022), Gray pertama kali meramalkan bahwa puing roket itu akan bertabrakan dengan Bulan setelah melihatnya “berjatuhan” di luar angkasa pada Maret 2015.

Objek yang diberi nama sementara WE0913A itu diamati melalui Catalina Sky Survey, serangkaian teleskop di Arizona yang memindai langit untuk mencari asteroid berbahaya yang bisa menabrak Bumi.

Baca Juga:
Lirik Lagu Sholawat Jibril untuk Dibaca di Bulan Syaban

Gray menemukan bahwa WE0913A tidak mengorbit Matahari seperti asteroid, melainkan mengorbit Bumi dan membuat Gray curiga bahwa objek itu buatan manusia.





cakrawalarafflesia

Cakrawala Rafflesia