Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Turap Nilai Keterangan Ahli Barang & Jasa Labrak Aturan – cakrawalarafflesia


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Penasihat hukum terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan turap RS Kusta Dr Arivai Abdullah kembali menghadirkan satu ahli pengadaan barang dan jasa, di persidangan Tipikor PN Palembang.

Ahli tersebut bernama Supartono, dihadirkan langsung di hadapan majelis hakim diketuai Sahlan Effendi SH MH, Jumat (14/1) oleh salah satu terdakwa bernama Junaidi.

Baca juga:
Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Proyek Turap RS Kusta, Ini Keterangan Saksi

Ahli berpendapat di antaranya yakni, tidak boleh aparat penegak hukum baik itu Polda ataupun dari Kejaksaan dalam tahap tender, proses lelang ataupun dalam masa sanggahan tidak boleh ikut campur, itu masih dalam ranah Pokja.

Baca Juga :  Sebelum Diperkosa 4 Pria, Gadis Asal Kepahiang dicekoki Pil Anjing Gila

Untuk asas manfaat dari pembangunan turap itu sendiri, ahli menilai pembangunan turap dengan nilai pagu anggaran tersebut bisa dikatakan ada nilai manfaatnya, untuk menahan longsor abrasi tanah dari arus sungai.

“Jadi urutannya setelah tender dimenangkan oleh Pokja serta pihak perencana, perencana itulah yang membuat design awal proyek yang kemudian diberikan kepada pejabat pembuat komitmen,” kata Ahli Supartono menjelaskan.

Baca Juga :  Jalani Liga 3, Ratu Dewa dan Skuad PS Palembang Sambangi Panti

Menanggapi keterangan ahli tersebut, tim penasihat hukum terdakwa Junaidi, Novita Sarie SH menilai pernyataan yang ahli berikan itu sudah sangat tepat, terutama dalam proses perencanaan proyek telah sesuai prosedurnya.





Melansir Sumeks co
Slot Online MPO
Onlineinsurance.blog

Cakrawala Rafflesia