Ada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Desember, BMKG: Waspada Banjir dan Longsor



38987 banjir bandang

cakrawalarafflesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan risiko bencana berkenaan dengan adanya potensi kejadian cuaca ekstrem di bagian-bagian wilayah Indonesia hingga 9 Desember 2021.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, berdasarkan hasil analisis terkini dalam sepekan ke depan diprakirakan terjadi peningkatan dinamika atmosfer yang dapat meningkatkan potensi kejadian cuaca ekstrem di bagian wilayah Indonesia. Karenanya ia meminta masyarakat dan pemerintah untuk waspada.

“Waspada bencana hidrometeorologi yang kemungkinan menyertainya. Mulai dari banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan sebagainya,” kata Dwikorita seperti dilansir dari Antara, Jumat (3/12/2021).

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki periode musim hujan. Sementara dengan indikasi aktifnya La Nina pada musim hujan ini, maka ada potensi peningkatan curah hujan di atas normal.

Baca Juga:
Daftar 10 Zona Paling Sering Diguncang Gempa pada November 2021

Lebih lanjut diuraikan bahwa menjauhnya Siklon Tropis Nyatoh dan bibit siklon 94W dari wilayah Indonesia membuka peluang terjadinya peningkatan dinamika atmosfer lain, yaitu meningkatnya aliran massa udara yang cukup intens dari wilayah Laut China Selatan ke arah selatan memasuki wilayah atmosfer Indonesia.

Kondisi tersebut, ia melanjutkan, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang dapat menimbulkan curah hujan tinggi di wilayah Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa meski tidak berdampak signifikan terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia, Siklon Tropis Nyatoh dan bibit Siklon 94W bisa menimbulkan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Saat ini Siklon Tropis Nyatoh masih berada di wilayah Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina. Siklon itu bergerak ke arah utara-barat laut dan intensitasnya masih menguat hingga 24 jam ke depan.

Sedangkan bibit Siklon 94W yang berada di sekitar Teluk Benggala dalam periode 24 jam ke depan diprakirakan masih bergerak ke arah barat laut.

Baca Juga:
Awas, Potensi Cuaca Ekstrem Meningkat Seminggu ke Depan

“Sistem Siklon Nyatoh dan Bibit 94W ini posisinya semakin menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia menjadi tidak signifikan. Meskipun begitu, dampak terhadap potensi gelombang dengan tinggi 2,5 sampai empat meter masih perlu diwaspadai di beberapa wilayah perairan,” kata Dwikorita.





cakrawalarafflesia

Cakrawala Rafflesia
Exit mobile version