Wabup Ogan Ilir Kembali Diperiksa – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
ardanikejati


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Untuk kesekian kalinya, tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel kembali memanggil Wakil Bupati Ogan Ilir (OI) Ardani untuk diperiksa sebagai saksi dalan kasus dugaan korupsi dana hibah sebesar Rp130 miliar dari Pemprov Sumsel tahun anggaran 2015 dan 2017 untuk pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Dari pantauan awak media, Senin (25/10) sekitar pukul 13.48 WIB, dengan didampingi beberapa staf, Ardani keluar dari gedung Kejati Sumsel, Jakabaring.

Saat diwawancarai awak media, Ardani secara singkat mengaku datang memenuhi panggilan penyidik sejak pukul 09.30 WIB pagi, dirinya dimintai keterangan sebagai saksi untuk enam tersangka.

“Saya datang sejak pukul 09.30 WIB, saya diperiksa untuk enam tersangka. Semua pertanyaan sudah saya jelaskan ke jaksa penyidik silahkan tanya saja ke jaksa,” singkatnya sembari bergegas menuju kendaraan.

Untuk diketahui, dalam perkara ini Ardani selaku Kepala Biro Hukum Pemprov Sumsel kala itu. Ardani juga telah beberapa kali menjadi saksi dalam persidangan Tipikor Palembang untuk terdakwa lainnya yakni Eddy Hermanto, Syarifuddin, Yudi Arminto, Dwi Kridayani, Mukti Sulaiman, Ahmad Nasuhi.

Sebelumnya, selain memanggil dan memeriksa Ardani, tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel juga memanggil wakil ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki yang terlebih dahulu keluar dari gedung Kejati Sumsel.

Senada dengan dikatakan Ardani, Muchendi juga mengatakan dipanggil oleh pihak penyidik Pidsus Kejati Sumsel guna melengkapi berkas perkara enam tersangka terkait penganggaran dana hibah Masjid Raya Sriwijaya. (Fdl)





Melansir Sumeks co

Baca Juga :  Saksi Ini Akui Ikut Tandatangani Berkas Pencairan Dana Hibah Rp 50 Miliar – cakrawalarafflesia
  • Bagikan
Positive SSL