Jangan Intervensi KPK  – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
dukung KPK


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Puluhan Aliansi Mahasiswa Sumatera Selatan (AMSS) menggelar aksi unjuk rasa dan mendukung penuh atas kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, di Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang, Rabu (29/9/2021) sore.

“Ini sesuai Undang-Undang (UU), Presiden hanya diberi kewenangan untuk menunjuk dan mengesahkan pejabat negara dan eselon 1 melalui Surat Keputusan (SK) atau usulan pejabat pembina pegawai yang bersangkutan, yaitu kepala kementerian dan lembaga,” kata Koordinator Aksi Rudianto Widodo.

Dikatakan Widodo, seperti Komnas HAM, Ombudsman dan Mahkamah Agung (MK) adalah lembaga independen negara. Sehingga jika Presiden mengurus administrasi KPK, dapat dipandang mengganggu independensi dan integritas dalam penegakan hukum pidana korupsi di Indonesia.

Baca Juga :  Resahkan Warga, Belasan Motor balap Liar Ditilang Satlantas Polres Kepahiang

“KPK per 30 September 2021 (besok) memberhentikan 56 pegawai KPK yang dinilai tidak memenuhi syarat berdasarkan hasil tes wawasan kebangsaan. Tak ada satupun yang bisa mengintervensi KPK sekalipun Presiden,” ujar Widodo dalam orasinya.

Sementara di tempat yang sama, Reza Anggara Presiden Universitas Islam Raden Fatah, mengatakan apabila ada pihak-pihak yang berusaha mengintervensi KPK maka hancurlah sudah independensi dari pada KPK itu sendiri, yang selama ini diyakini oleh rakyat bahwa KPK adalah lembaga yang independen.

Baca Juga :  Galang Dana Pengobatan Korban Pembacokan Kepahiang

“Kami mengecam keras pihak-pihak yang mengatasnamakan mahasiswa Sumsel, yang berusaha mengintervensi KPK melalui Presiden. Kami juga menolak segala bentuk intervensi terhadap KPK sekalipun kepala negara,” jelasnya.

Reza menambahkan, mengingat KPK adalah lembaga yang independen dan mendukung penuh independensi KPK dalam menjalankan tugas dan wewenang.(dey)

 





Melansir Sumeks co

  • Bagikan
Positive SSL