Realisasi 75 Persen, Bapenda Optimis PAD Tercapai – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
IMG 20210921 WA0129


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Pemprov Sumsel targetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk lima jenis sektor pajak diharapkan terealisasi 75 persen hingga akhir September. Laporan per 14 September, rata-rata realisasinya baru 68,47 persen atau sebesar Rp2,26 triliun, masih minus 6,53 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel Neng Muhaibah optimis bisa mencapai target yang ditentukan. Untuk pajak kendaraan bermotor (PKB), target tahun ini sebesar Rp958,7 miliar, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) Rp926,3 miliar, pajak air permukaan (PAP) Rp12 miliar, pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) Rp827 miliar dan pajak rokok Rp528 miliar.

Total target PAD yang ditetapkan mencapai Rp3,23 triliun. Hingga 14 September, realisasi PKB baru Rp722,3 miliar atau 71,15 persen, BBNKB Rp616,1 miliar (66,32 persen),  PAP Rp8,4 miliar (70,28 persen), PBBKB Rp584,18 miliar (70,61 persen) dan pajak rokok Rp338,34 miliar (63,96 persen).

Baca Juga :  Ini Lokasi Penyekatan PPKM di Palembang – cakrawalarafflesia

“Capaian itu masih on the track, sampai akhir September kita harapkan keseluruhan sudah tercapai 75 persen,” kata Neng Muhaibah saat di jumpai di kantor Gubernur Sumsel, Selasa, (21/9)

Neng Muhaibah mengatakan, semua sektor akan digali untuk bisa meningkatkan pajak dan sesuai dengan target. Beberapa waktu lalu, pihaknya sempat terkendala karena penerapan kebijakan PPKM.

“Karena ada PPKM, tim optimalisasi pendapatan dan PBBKB tidak jalan, mudah-mudahan setelah level PPKM turun, segera kita turunkan tim,” ungkapnya.

Baca Juga :  HNW Anggap Wacana Tiga Periode Presiden Ingin Jerumuskan Jokowi–

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru juga mengungkapkan hal yang sama. Deru menuturkan, PAD yang baru mencapai 68,47 persen masih selaras dengan pengajuan APBD perubahan yang diajukan Pemprov Sumsel.

“Masih selaras, kita juga akan buat kejutan untuk mengakselerasi pendapatan, tunggu tepat di tiga tahun saya ada kejutan untuk akselerasi,” ujarnya.

Pihaknya juga terus menggali potensi pajak lain, termasuk pajak kendaraan atas air. Lanjutnya, ini juga ada di bawah Kemenhub, Airud, dan Lanal. A6rtinya harus kerja stimulan, tidak bisa sendiri.

“Ada peningkatan tapi tidak signifikan,” tutupnya. (edy)





Melansir Sumeks co

  • Bagikan
Positive SSL