Massa Geruduk PN, Minta Hakim Adil – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
massafakta


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Puluhan massa dari DPW Forum Anti Korupsi dan Advokasi Pertahanan (FAKTA) Sumsel, datangi gedung Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Sumatera Selatan, Kamis (16/9).

Kedatangan aktivis itu guna menyampaikan aspirasi terkait perkara dugaan pemalsuan keterangan dan surat tanah seluas 1,5 hektare di Jl Siaran, Sako Palembang.

Koordinator Aksi Rido K dalam aksinya menyampaikan, ada beberapa pernyataan sikap diantaranya, meminta kepada majelis hakim yang mengadili perkara tersebut agar dapat memutuskan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Kedua, berharap kepada majelis hakim agar tidak terpengaruh kepada pihak-pihak yang ingin mempengaruhi independensi serta hak dan martabat hakim,” ujar Rido dalam orasinya.

Selain itu, ia meminta kepada majelis hakim yang mengadili perkara tersebut agar tidak ragu untuk memberikan rasa keadilan.

“Keempat, meminta majelis hakim agar memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menahan terdakwa,” ungkap Rido.

Menanggapi aspirasi dari DPW Fakta Juru bicara (PN) Palembang Abu Hanifah SH MH, mengatakan sejatinya memang sudah tugas pengadilan untuk menerapkan hukum keadilan sebagaimana mestinya.

“Sebetulnya, itu memang sudah tugas pengadilan bahwa dalam menerapkan hukum keadilan sebagaimana mestinya, walaupun kadang-kadang pendapat hakim itu tidak selalu memuaskan hati kehendak seluruh pihak,” kata Abu saat menemui massa aksi.

Abu menjelaskan, untuk permasalahan terdakwa ditahan atau tidak ada beberapa faktor yang harus diketahui dalam hal ini mungkin majelis hakim punya pertimbangan lain.

“Terdakwa ditahan atau tidak artinya majelis hakim punya pertimbangan lain, karena KUHP sudah mengatur itu. Namun, kalau sudah ada penetapan atau putusan nanti itu baru masalah lain,” ujarnya.

Abu juga berharap kepada teman-teman aksi agar tetap memantau proses jalannya sidang.

“Ya, teman-teman diharapkan bisa membantu kami untuk memaantau proses persidangan. Jadi pertanyaan sikap ini sudah kami terima dan akan diteruskan kepada majelis hakim yang menyindangkan perkara tersebut,” jelasnya.

Untuk diketahui dalam perkara tersebut ada dua terdakwa yakni, Hendra Kartika Ganda Sutoyo dan Deliya.

Keduanya dilaporkan oleh M Rozali Yasin atas dugaan pemalsuan keterangan dan surat alas hak lahan seluas 1,5 hektare di Jl Siaran Sako Kota Palembang. Dimana, kedua terdakwa saat ini sudah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang. (fdl)





Melansir Sumeks co

Baca Juga :  Identitas Baru, Telkomsel Kenalkan Telkomsel HALO dan PraBayar
  • Bagikan
Positive SSL