6 Rekomendasi Film Liburan Tahun Baru Islam 1443 H

  • Bagikan
32fe3a8d layla m 2016 169

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1343 Hijriah atau 2021 tahun ini sedikit berbeda, yaitu ketika momen libur digeser oleh pemerintah ke sehari setelahnya demi menekan penyebaran virus corona.

Meski begitu, sejumlah film dengan suasana Islam maupun membahas kehidupan umat Muslim dan tayang di layanan streaming legal berikut layak masuk dalam daftar putar Anda menghabiskan waktu di rumah.

Mulai dari kehidupan seorang muslim yang mencoba menemukan kedamaian Islam namun malah ‘tersesat’ dalam kelompok jihadis, hingga soal dokumenter para kiai yang berjasa bagi bangsa dan negara Indonesia.

Berikut tujuh rekomendasi film pilihan untuk mengisi liburan tahun baru Islam 1443 Hijriah / 2021 Masehi.

1. Layla M. (2016)

Layla M. merupakan sebuah film drama asal Belanda garapan Mijke de Jong yang rilis pada 2016. Film ini ditulis de Jong bersama dengan Jan Eliander berdasarkan fenomena nyata dan digarap bersamaan dengan momentum Arab Spring, juga kasus politikus Belanda pembenci Islam, Geert Wilders.

Layla M. mengisahkan perjalanan spiritual seorang remaja perempuan muslim keturunan Maroko di Belanda bernama Layla. Sebagai seorang muslim, ia menghadapi Islamofobia dalam kehidupan sehari-hari yang justru mengarahkan dirinya kepada kelompok radikal.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Film Horor Indonesia
i?clid=spm&paid=sps&dvid=v&avid=Adsparc Player&plid={{DEMAND TAG ID}}&caid=cnnindonesia.com AdSparc&kv1={{SIZE}}&kv2=cnnindonesia.com&publisherId=cnnindonesia

Namun ketika dirinya merasa yakin mendapatkan gambaran Islam yang sesungguhnya dalam kelompok yang menyuarakan diri sebagai jihadis itu, Layla justru menemukan hal yang berbeda dari yang ia bayangkan.

Film yang menjadi pilihan Belanda untuk Academy Awards ke-90 pada 2017 lalu ini tayang pertama kali pada 10 September 2016 di Toronto International Film Festival 2016 dan menuai pujian kritikus. Menurut laman Rotten Tomatoes, film ini bahkan mendapatkan nilai 100 persen.

Layla M. dapat disaksikan di Netflix.

2. Surga Yang Tak Dirindukan (2015)

Diangkat dari novel laris karya Asma Nadia yang bertajuk sama, Surga Yang Tak Dirindukan membahas dilema poligami dari sudut pandang penulis perempuan. Sudut pandang alternatif dari kisah populer Ayat-Ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy yang punya tema serupa.

Kisah dalam film ini menceritakan Prasetya (Fedi Nuril), arsitek yang terpaksa menikahi seorang perempuan depresi bernama Mei Rose (Raline Shah) demi menyelamatkan perempuan tersebut. Padahal, Prasetya telah memiliki istri yang amat ia cintai, Arini (Laudya Cynthia Bella).

Berbagai dilema dimunculkan dalam film yang ditayangkan di Netflix dan Disney+Hotstar ini, termasuk perdebatan terkait poligami baik dari sudut pandang agama maupun secara kemanusiaan.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Film Horor Indonesia

Kala dirilis pada 2015, film ini menuai kesuksesan baik secara komersil maupun di festival film. Surga Yang Tak Dirindukan bahkan membuat Laudya Cynthia Bella dan Raline Shah membawa pulang piala Festival Film Bandung 2015.

Raline Shah sendiri juga mendapatkan nominasi Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2015.

3. ? (Tanda Tanya) (2011)

Film ? atau Tanda Tanya adalah salah satu karya ikonis dari Hanung Bramantyo. Film yang rilis pada 2011 ini membahas topik pluralisme di Indonesia dan mampu menjadi pembahasan baik pro maupun kontra pada masanya.

Tanda Tanya mengisahkan hubungan sejumlah karakter yang memiliki latar belakang berbeda-beda, mulai dari muslim moderat, muslim tradisional, umat Katolik, hingga keturunan Tionghoa.

Semua karakter itu berkumpul dalam satu wilayah di tengah berbagai isu sosial terkait suku, agama, dan ras yang hilir mudik di antara masyarakat.

Film ini pernah mendapatkan kecaman dari Front Pembela Islam pada masa itu karena pesan pluralisme yang ada di dalamnya. Bukan hanya FPI, sejumlah organisasi Muslim lainnya seperti MUI bahkan ikut menentang film ini.

Meski begitu, film ini juga mendapatkan dukungan karena dianggap menggambarkan kondisi kemajemukan Indonesia yang sesungguhnya. Tanda Tanya pun menuai sejumlah nominasi dalam Festival Film Indonesia 2011 dan Festival Film Bandung 2012.

Film ini tayang di Netflix.

Rekomendasi film untuk liburan tahun baru Islam masih lanjut ke sebelah… ada film Rhoma Irama.

Rekomendasi Film Liburan Tahun Baru Islam, Satria Bergitar

  • Bagikan
Positive SSL