Dua Pegawai Jadi Tersangka Korupsi, Ini Upaya Pihak BSB – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
7c13d620


cakrawalarafflesia, PALEMBANG,- Pihak Manajemen perusahaan Bank Sumsel Babel (BSB) angkat bicara terkait telah ditetapkannya dua pegawai aktif BSB sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pencairan Kredit Modal Kerja (KMK)
Rp 13,9 milyar oleh BSB tahun 2014.

Sekretaris perusahaan BSB, Taufan Yulistian menyampaikan pada prinsipnya pihak BSB tetap menghormati proses hukum yang menjerat dua pejabat BSB yakni Asri Wahyu Wardana Analisis Kredit Menengah BSB serta Aran Haryadi Pimpinan Divisi Kredit BSB.

“Pada prinsipnya pihak Bank Sumsel Babel akan mengikuti prosedur hukum, yang tentunya kami dari pihak BSB dalam proses hukum ini juga akan menunjuk pengacara untuk mendampingi teman kami yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut,” ujar Taufan dihadapan awak media, Senin (26/7).

Disinggung mengenai sangsi intern yang bakal dijatuhkan oleh pihak BSB kepada tersangka, Taufan mengaku hingga saat ini tidak ada sangsi terhadap keduanya.

“Karena kita masih melihat perkara ini sudah sampai sejauh mana, karena secara hukum inkrahnya belum selesai, hanya bantuan pendampingan hukum saja untuk keduanya,” sebutnya.

Baca Juga :  TPU Penuh, Pemkot Siapkan Alternatif – cakrawalarafflesia

Donny Rakasiwi pimpinan satuan hukum BSB juga menyampaikan masih mendalami adanya unsur melawan hukum yang dilakukan oleh kedua pegawai BSB yang dijadikan tersangka oleh tim Penyidik Pidsus Kejati Sumsel dalam proses pencairan kredit.

“Status kredit macet ini terjadi karena pengalihan termin, jadi kami sampaikan BSB adalah sebagai korban, dan ini selaras juga dengan pertimbahan hakim pada putusan PN Palembang hingga tingkat kasasi yang menjelaskan bahwa pegawai BSB telah melakukan pencairan sesuai dengan prosedur,” imbuh Donny.

Untuk itu, lanjut Donny pihak BSB akan segera berkoordinasi memberikan bantuan dengan segera menunjuk kuasa hukum guna mendampingi pegawai-pegawai BSB dalam menghadapi proses pemeriksaan dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, pada Senin (26/7) siang tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel resmi menetapkan dua tersangka dari pihak BSB atas kasus dugaan korupsi pencairan kredit BSB tahun 2014 yang patut diduga negara mengalami kerugian senilai Rp 13,9 milyar.

Baca Juga :  Soft Opening Cafe Literasi, Perpusda Kepahiang Ajak Pelaku Usaha UKM Ikut Terlibat

Kedua tersangka tersebut diketahui bernama Asri Wahyu Wardana Analisis Kredit Menengah BSB serta Aran Haryadi Pimpinan Divisi Kredit BSB, keduanya merupakan pegawai BSB yang masih aktif hingga saat ini.

Ditetapkanya dua tersangka ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang menjerat nasabah debitur bernama Augustinus Judianto Komisaris PT Gatramas Internusa yang telah divonis pidana penjara selama 8 tahun berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung RI pada tahun 2020 silam.

Kedua tersangka oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel dijerat sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (Fdl)





Melansir Sumeks co

  • Bagikan
Positive SSL