Volume Kubah Lava di tengah Kawah Merapi Diperkirakan 2,8 Juta Meter Kubik

  • Bagikan
f70a8046 27327 kubah merapi



27327 kubah merapi

cakrawalarafflesia – Kubah lava di tengah kawah puncak Gunung Merapi terus tumbuh dengan volume yang diperkirakan mencapai 2.808.000 meter kubik, demikian dikatakan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (24/7/2021), mengatakan volume kubah lava itu diukur berdasarkan hasil analisis dari Stasiun Kamera Deles 3 dalam laporan Aktivitas Gunung Merapi periode 16 sampai 22 Juli 2021.

“Analisis dari Stasiun Kamera Deles 3 menunjukkan volume kubah tengah sebesar 2.808.000 meter kubik,” kata Hanik.

Sebelumnya, berdasarkan hasil analisis foto udara pada puncak Gunung Merapi yang diambil dengan drone pada 8 Juni 2021, BPPTKG mencatat volume kubah lava tengah Merapi masih 2.100.000 meter kubik.

Baca Juga:
Dalam 6 Jam Tercatat 21 Guguran Lava Merapi ke Barat Daya dan Tenggara, Jarak 1,3 Km

Baca Juga :  Rekomendasi HP Murah Untuk Main Genshin Impact di 2021

Volume kubah lava di tengah kawah puncak Merapi itu lebih besar jika dibandingkan dengan kubah lava di sebelah barat daya gunung itu yang volumenya sebesar 1.880.000 meter kubik mengacu analisis morfologi terbaru dari Stasiun Kamera Tunggularum.

Seperti diketahui, Gunung Merapi memiliki dua kubah lava yang sama-sama tumbuh. Kubah lava pertama berada di sisi barat daya Merapi, tepatnya di atas lava sisa erupsi tahun 1997. Kubah lava kedua terpantau oleh BPPTKG pada 4 Februari 2021, berada di tengah kawah puncak Gunung Merapi.

Hanik menjelaskan bahwa sepanjang pengamatan selama sepekan, Merapi 62 kali melontarkan guguran lava ke arah tenggara dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter, 101 kali ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter, dua kali ke barat dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter, dan satu kali ke barat laut dengan jarak luncur 500 meter.

Baca Juga :  Kehidupan Awal di Bumi Berawal dari Sambaran Petir

“Guguran yang teramati pada sisi barat berasal dari material lama Lava 1992 dan Lava 1998, demikian juga guguran yang mengarah ke barat laut berasal dari material lama Lava 1948,” ujar Hanik.

Intensitas kegempaan Merapi pada pekan ini masih cukup tinggi. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM juga masih menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 7 cm per hari.

Baca Juga:
Update Merapi, 11 Kali Luncurkan Lava ke Tenggara dan Barat Daya Jarak Maksimal 1,5 Km

“Pada minggu ini tidak dilaporkan terjadi hujan, lahar, maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” kata dia.





cakrawalarafflesia

  • Bagikan
Positive SSL