Yah, Harga Uang Kripto Berguguran, Bitcoin ke Bawah US$30 Ribu

  • Bagikan
5e2c8d37 ilustrasi bit coin ilustrasi bitcoin 169

Harga uang kripto rontok cukup dalam 24 jam terakhir. Mata uang kripto terpopuler bitcoin, misalnya, jatuh hingga 3,66 persen menjadi US$29.654 per keping. Padahal, bitcoin sudah bertahan cukup lama di atas US$30 ribuan per keping.

Sementara, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, yaitu ethereum, turun 1,72 persen dalam 24 jam terakhir atau 6,47 persen dalam sepekan terakhir ini jadi US$1.777 per keping.

Mengutip coinmarketcap.com, Rabu (21/7), mayoritas mata uang kripto berguguran. Selain bitcoin dan ethereum, binance coin juga rontok 5,37 persen. Disusul cardano yang amblas 5,69 persen dan XRP 5,13 persen.

Baca Juga :  Geger, Bisa Beli Mobil Listrik Tesla Pakai Bitcoin

Kripto berlambang anjing shiba dogecoin juga melorot tipis 0,78 persen. Namun, jika diakumulasi dalam sepekan, dogecoin sudah turun 10,66 persen sehingga dibanderol US$0,170 per keping.

Namun demikian, masih ada kripto-kripto yang berhasil bertahan di zona hijau. Seperti, tether yang tercatat tumbuh tipis 0,02 persen ke level US$1 per keping. Kemudian, USD coin yang juga tumbuh 0,01 persen ke posisi US$1 per keping.

Baca Juga :  Ethereum Lebih Mengilap dari Bitcoin

Secara keseluruhan, dalam sepekan terakhir, mata uang kripto berguguran mulai dari 6 persen hingga yang terbesar 29 persen.

Sebagai pengingat, di Indonesia, uang kripto masih dilarang sebagai alat bayar.

Namun, kripto menjadi komoditas bursa berjangka, sehingga tak masalah selama digunakan sebagai investasi maupun komoditas yang diperjualbelikan oleh para pelaku pasar.

Aset kripto diregulasi oleh Bappebti lewat Peraturan Bappebti No 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

  • Bagikan