Imbas PPKM, Daya Beli Menurun – cakrawalarafflesia Terbaru Tepercaya

  • Bagikan
c1b7cd18 pedagangcabai3


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1442 H, bersamaan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Palembang, beberapa bahan pokok di pasar mulai mengalami kenaikan. Namun tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sugiono, pedagang cabai di Pasar Km 12 mengatakan, ada sedikit kenaikan harga menjelang Hari Raya Iduladha dibandingkan taahun sebelumnya. Ditambah lagi dengan adanya penerapan PPKM.

“Harganya sedikit naik, dan juga semenjak diberlakukannya PPKM, pembeli agak sepi karena para pedagang pecel lele dan warung makan yang biasa memBeli cabai, sekarang sedikit belinya. Biasanya kan mereka yang banyak untuk membeli cabai, tapi oleh karena PPKM saat ini, mereka mengurangi pembelian bahan pokok,” ungkap Sugiono, Sabtu (17/7).

Sementara itu, Chandra, pedagang ayam di Pasar Km 12 juga mengeluh dengan adanya pemberlakuan PPKM. Alasannya karena sejak diberlakukannya PPKM,  warung makan yang biasa memesan ayam dengannya, sekarang sedikit mengurangi order.

“PPKM saat ini lebih menyulitkan pedagang, yang khususnya buka saat jam pemberlakuan, jika warung makanan dan pecel lele dan yang lain diberlakukan PPKM, sama saja seperti menutup warung tempat makan tersebut, dan itu imbasnya kepada kami juga pedagang di pasar,” terangnya.

Berbeda lagi dengan Novi, pedagang bumbu masakan mengatakan, menjelang Hari Raya Iduladha, banyak pengunjung untuk mencari bumbu masakan, meski disaat berlakunya PPKM sekarang, pengunjung masih tetap ramai mencari bumbu masak.

“Tidak ada pengaruh kalau untuk saat ini, tapi kami selalu berharap kepada pemerintah agar cepat mencarikan solusi yang terbaik untuk masyarakat, khususnya pedagang pasar seperti kami,” ujarnya.

Lanjutnya, saat pandemi COVID-19 yang tidak pasti kapan akan berlalunya saat ini, banyak pedagang mengalami kekhawatiran, ditambah saat ini Palembang masih zona merah.

“Sedikit khawatir dengan keadaan COVID-19 sekarang, apalagi sekarang Palembang zona merah, tapi kami selalu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (edy)





Melansir Sumeks co

Baca Juga :  Pasien Covid-19 Asal Kabupaten Kepahiang Meninggal Dunia
  • Bagikan