Review Garmin Venu 2S – Smartwatch yang Tampil Menarik dengan Penuh Fitur

  • Bagikan
8a11e72e garmin venu 2s 10

Garmin Venu 2S

Garmin Venu 2S adalah smartwatch yang tampil kasual, berbeda dengan kebanyakan jam buatan Garmin lain yang biasanya memiliki desain sportif atau rugged.

Jam yang satu ini nampaknya lebih ditujukan untuk pengguna perempuan, ini terlihat dari ukurannya yang kecil dan varian-varian warna yang ditawarkan. Tapi ya tidak masalah juga sebetulnya jika digunakan oleh laki-laki.

Harganya yang mencapai Rp6.499.000 menempatkan Venu 2S di smartwatch berharga mahal seperti Apple Watch. Namun begitu Venu 2S memang menghadirkan sebuah smartwatch yang mumpuni dengan fitur kesehatan dan olahraga yang melimpah.

Desain

Garmin Venu 2S

Venu 2S bisa dibilang adalah versi kecil dari Garmin Venu 2. Ukuran jamnya hanya 40mm dengan tali jam 18mm. Jamnya ringan dan bentuknya nyaman untuk digunakan di pergelangan tangan dalam waktu yang lama.

Saya yang biasanya tidak suka menggunakan jam setiap saat terutama ketika tidur merasa nyaman-nyaman saja menggunakan jam ini seharian non stop.

Venu 2S juga tahan air dengan rating 5 ATM sehingga tidak masalah digunakan sembari beraktivitas yang berhubungan dengan air seperti berenang atau mencuci tangan.

Varian warna Venu 2S yang saya gunakan adalah Rose Gold yang semakin menonjolkan kesan feminim. Mayoritas bagian jam menggunakan warna putih sedangkan warna rose gold menjadi warna aksen di beberapa bagian jam terutama di bezel.

Jamnya terlihat menarik di mata, istri saya bahkan sangat menyukai desain jam ini dan merasa jamnya lebih cocok digunakan olehnya dibanding saya yang laki-laki.

Garmin Venu 2S 04

Bagian bezel jamnya menggunakan material metal dengan finishing mengkilap sedangkan untuk bodi jamnya menggunakan material polimer. Pada bagian atas area bezel terdapat pola riak air yang membuatnya tampil menarik.

Di sisi kanan jam terdapat dua tombol berbahan metal yang digunakan untuk mengoperasikan jamnya dan di bagian belakang terdapat sensor deteksi kesehatan tubuh serta port khusus untuk pengisian daya baterai.

Tali jam yang  yang digunakan pada Venu 2S menggunakan tali jam standar jenis quick release sehingga dapat dengan mudah diganti dengan tali jam yang ada di pasaran.

Layar

Garmin Venu 2S

Venu 2S menggunakan layar sentuh berteknologi AMOLED dengan resolusi 360×360 piksel sehingga dapat menghasilkan tampilan yang tajam dan cerah. Saya tidak merasa kesulitan melihat tampilan layar jamnya ketika digunakan di bawah terik sinar matahari.

Layarnya dilindungi dengan Corning Gorilla Glass 3 agar tahan baretan. Namun melihat layar jam ini tidak terlindungi oleh bezel yang menonjol, harus berhati-hati agar layar tidak rusak karena tidak sengaja terpentok.

Tampilan layar di Venu 2S dapat disetel agar selalu aktif namun ini akan berdampak ke daya baterai yang lebih cepat habis. Di mode layar selalu aktif tampilan watch face akan otomatis berubah menjadi lebih sederhana ketika jamnya sedang tidak digunakan.

Watch face di Venu 2S dapat diganti dengan mudah. Jika ingin menambah watch face bawaan, tersedia banyak pilihan watch face di aplikasi pendamping Connect IQ. Watch face juga bisa dibuat sendiri menggunakan foto atau menggunakan komponen-komponen bawaan tampilan jam yang tersedia.

Performa dan Fitur

Venu 2S ketika saya gunakan tidak ada kendala dari sisi performa. Geser-geser menu walau terlihat agak kurang halus namun masih tidak masalah untuk sebuah smartwatch. Membuka berbagai menu juga tidak terlihat ada lag yang berarti.

Baca Juga :  Intip yuk, Aplikasi Clubhouse yang Dipopulerkan Elon Musk

Terdapat sensor GPS tersendiri di dalam jam ini sehingga tidak perlu bergantung pada handphone untuk mencatat lokasi saya. GPS-nya mampu mengunci posisi dengan cepat dan akurat.

Venu 2S menyajikan fitur standar smartwatch seperti menerima atau menolak panggilan telepon dan menampilkan notifikasi yang muncul di handphone.

Garmin Venu 2S Notifikasi

Notifikasi dapat dilihat detail isinya dan untuk notifikasi tertentu seperti chat dan email dapat dibalas langsung melalui jamnya dengan teks yang sudah disiapkan. Teks balasan ini bisa diubah sesuai dengan keinginan melalui aplikasi Garmin Connect.

Notifikasi juga tersinkron dengan handphone yang terhubung. Contoh misalnya ketika notifikasi yang muncul di jam saya pencet Dismiss maka notifikasi akan hilang baik di jamnya maupun di handphone.

Venu 2S dapat memainkan musik secara offline melalui aplikasi seperti Spotify dan headphone bluetooth yang terhubung dengan jam. Tinggal dipilih musik yang ingin diunduh agar nantinya dapat didengar kapan saja.

Jika ada musik yang sedang dimainkan baik itu dimainkan langsung oleh jamnya ataupun melalui handphone yang terhubung, musiknya dapat dikontrol melalui antarmuka pemain musik yang tersedia.

Garmin Venu 2S - Assistance

Selain itu ada juga sebuah fitur bermanfaat untuk keamanan pribadi yang dapat diaktifkan secara manual maupun otomatis. Jika menahan tombol atas Venu 2S hingga waktu tertentu, akan dikirimkan notifikasi keamanan ke kontak darurat yang sudah disetel.

Notifikasi keamanan ini berisi info penting seperti nama dan lokasi terbaru pengguna jamnya. Ini bermanfaat misalnya ketika di situasi mendesak seperti dikuntit orang.

Venu 2S secara otomatis dapat mendeteksi jika terjadi insiden ketika berolahraga. Namun untuk yang satu ini saya kesulitan untuk mengetesnya karena saya sehat-sehat saja selama beraktivitas menggunakan jam ini.

Garmin Venu 2S - Glances

Berbagai data yang dikumpulkan oleh Venu 2S seperti kesehatan, notifikasi, aktivitas, hingga kalender semuanya dapat langsung ditampilkan melalui menu Glances jadi tidak perlu memencet satu per satu untuk melihat data terkini.

Deteksi Kesehatan

Venu 2S dilengkapi dengan berbagai fitur deteksi kesehatan seperti denyut jantung, kadar oksigen dalam darah, level energi, kualitas tidur, hingga siklus menstruasi untuk perempuan.

Venu 2S secara otomatis akan mencatat denyut jantung dan jumlah penarikan napas dalam satu menit. Jika diinginkan kadar oksigen dalam darah juga bisa disetel untuk pengecekan tiap saat atau ketika tidur saja namun setelan ini akan lebih cepat menyedot daya baterai.

Garmin Venu 2S - Breathwork

Untuk membuat badan lebih rileks dan pikiran lebih fokus, Venu 2S dapat membantu melalui fitur Breathwork yang mana adalah panduan teknik pernapasan square breathing.

Proses pernapasan dibagi menjadi empat langkah yaitu menarik napas, tahan, menghembuskan nafas, dan tahan. Tiap langkah tersebut memiliki durasi 4 detik.

Ketika jamnya mendeteksi tingkat stres saya sedang tinggi, Venu 2S langsung menyarankan latihan pernapasan ke saya untuk menurunkan stres.

Garmin Venu 2S - Health Snapshot

Ada juga fitur Health Snapshot yang dapat memantau berbagai kondisi tubuh sekaligus termasuk diantaranya rata-rata denyut jantung, kadar oksigen dalam darah, pernapasan, dan stres. Saya cukup duduk santai selama 2 menit agar jamnya dapat mendeteksi kesehatan dengan sempurna.

Baca Juga :  Elon Musk Akan Bangun Pendaratan di Bulan untuk NASA

Fitur menarik lainnya adalah umur kebugaran. Venu 2S menggunakan kombinasi berbagai data kesehatan saya yang telah dikumpulkan untuk menampilkan umur kebugaran saya dibandingkan orang lain dengan jenis kelamin yang sama.

Saya sendiri mendapat umur kebugaran 31,5 tahun, lebih muda dibanding umur asli saya 33 tahun. Untuk yang aktif berolahraga angkanya mungkin akan jauh lebih muda lagi.

Garmin Venu 2S

Untuk fitur pencatatan kualitas tidur di Venu 2S menarik karena tidak hanya memberikan data kasar seperti durasi fase tidur seperti REM namun juga menampilkan skor kualitas tidur dan seberapa besar manfaat tidurnya.

Workout

Ada banyak jenis aktivitas olahraga yang dapat dicatat oleh Venu 2S mulai dari yang standar seperti jalan kaki dan lari hingga golf dan dayung. Jika ada jenis olahraga yang kurang, bisa diinstal tambahannya melalui aplikasi Connect IQ.

Garmin Venu 2S - Workout

Untuk beberapa jenis aktivitas olahraga seperti yoga dan latihan kekuatan otot tersedia panduan gerakan yang ditampilkan melalui layar jam. Fitur yang bermanfaat untuk pemula yang masih belum hafal gerakan-gerakannya.

Venu 2S secara otomatis bisa mendeteksi jika kita sedang olahraga jalan kaki atau berlari namun lupa mengaktifkan fitur pencatatan olahraga di jamnya. Venu 2S akan memberikan notifikasi dan langsung mencatat aktivitas olahraga kita.

Canggihnya, jam ini sepertinya sudah memantau aktivitas olahraga yang tak terduga beberapa waktu sebelumnya. Jadi ketika aktivitas olahraga otomatis dicatat datanya tidak dimulai dari nol.

Baterai

Garmin Venu 2S

Baterai Venu 2S cukup tahan lama untuk sebuah smartwatch. Dengan mode sensor kadar oksigen dalam darah otomatis aktif ketika tidur, always on display dimatikan, dan tidak banyak digunakan untuk mencatat aktivitas olahraga jamnya tahan sekitar 5 hari.

Dengan kondisi yang mirip namun fitur always on display aktif, jamnya tahan sekitar 4 hari. Jika jamnya aktif digunakan untuk mencatat aktivitas olahraga menggunakan GPS tentu akan lebih singkat lagi daya tahan baterainya.

Untuk pengecasan jamnya sendiri membutuhkan waktu sekitar 1 jam 11 menit untuk mengisi daya baterai dari level 9% ke 100% menggunakan charger Adapative Fast Charging Samsung yang saya miliki. Ini karena Garmin hanya menyediakan kabel pengecasan untuk jamnya.

Kesimpulan

Garmin Venu 2S

Secara keseluruhan Venu 2S adalah sebuah smartwatch yang sangat bagus baik itu dari sisi desain, baterai, maupun fiturnya. Fiturnya melimpah mulai dari notifikasi yang lengkap, kontrol musik, keamanan diri, hingga segudang fitur kesehatan.

Namun harganya cukup mahal untuk sebuah smartwatch yang mana mendekati harga Apple Watch Series 5. Tapi tidak seperti Apple Watch, Venu 2s dapat digunakan oleh baik pengguna handphone Android maupun iOS.

Harga dan Spesifikasi Garmin Venu 2S

Dimensi & Berat40,4 x 40,4 x 12,1 mm, 38,2 g
WarnaRose Gold, Slate, Light Gold, Silver
LayarAMOLED 360×360 piksel
Corning Gorilla Glass 3
GPSGPS, GLONASS, GALILEO
Ketahanan Air5 ATM
SensorAltimeter barometrik, monitor detak jantung Garmin Elevate, kompas elektronik, giroskop, akselerometer, sensor cahaya ambient, Pulse Ox
HargaRp6.499.000

gadget trend

  • Bagikan