Pemprov Gandeng TNI Garap Lahan Pertanian – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
c3329f62 hermanderupertanian


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Pemprov Sumsel bekerja sama dengan TNI untuk optimasi dan intensifikasi lahan pertanian yang ada di wilayahnya. Hal ini dilakukan agar pengoptimalan lahan pertanian di Sumsel dapat berjalan dengn baik.

Adapun optimasi lahan difokuskan di Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Muara Enim dengan total sebanyak 49.990 hektar.e Sedangkan untuk intensifikasi lahan pertanian difokuskan di OKU Timur, Ogan Ilir dan OKU Selatan dengan total sebanyak 25.629 hektare.

“Diantaranya dengan memperbaiki tanggul saluran, membuat pintu air, dan pengadaan pompa. Jika memungkinkan jalan atau jembatan tani, serta melibatkan offtaker penggilingan beras di Sumsel untuk membantu petani,” kata Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumsel, R Bambang Pramono, Kamis (15/7).

Lanjutnya, ini semua dilakukan untuk mendukung program food estate yang sudah mulai diterapkan Sumsel. Tujuannya nanti untuk peningkatan produksi Sumsel yang saat ini mencapai 2,7 juta gabah kering giling menjadi 5,1 juta GKG target dalam waktu tiga tahun ke depan.

“Dalam program ini, Kementan mengucurkan dana hingga Rp306 miliar untuk optimasi lahan pertanian dan Rp152 miliar untuk intensifikasi lahani, didukung dengan pemerintah pusat dan TNI serta petani di Sumsel,” ungkapnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, perhatian dari Kementan ini buah dari kerja keras Sumsel yang menerapkan food estate dalam upaya meningkatkan produksi beras.

“Kita tidak sendiri, dalam program ini kita didukung oleh TNI, kita yakin dengan cara ini maka produksi beras di Sumsel yang semula masuk lima besar bisa lebih meningkat lagi. Target kita, produksi bisa mencapai 5,1 juta ton GKG nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji mengatakan, pihaknya menggerakkan semua anggota di tingkat Kodam, Korem, Kodim hingga Babinsa untuk optimasi dan intensifikasi lahan pertanian.

“Targetnya hingga tahun ini bisa selesai. Mulai dari pembukaan lahan baru, intensifikasi lahan, dan semua hal teknis yang dibutuhkan petani di lapangan,” pungkasnya. (edy)





Melansir Sumeks co

Baca Juga :  Ganjil-Genap di Palembang Mulai Diberlakukan
  • Bagikan