GTRA Mura Terbentuk, ini Targetnya… – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
44089fa3 sertifikatserah1


cakrawalarafflesia, MUARA BELITI – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Musi Rawas menggelar rapat koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).

GTRA Kabupaten Musi Rawas tahun 2021 memang sudah terbentuk. Tujuannya untuk penataan aset daerah. Pada tahun ini memiliki program pelepasan hutan dan mengangkat UMKM di Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.

Kepala BPN Musi Rawas, Burohman mengatakan rakor GTRA melibatkan anggota yang terdiri dari berbagai sektor, baik dari BPN, pemerintah daerah, akademisi, dinas terkait.

“GTRA kita sudah ada progres, tahun ini kita sudah melakukan proses sertifikat 250 haktare lahan aset daerah. Sekarang tahap pengukuran, ditargetkan Oktober selesai,” katanya saat menggelar rakor di Dafam Hotel Lubuklinggau, Rabu (14/7).

Secara total, lanjutnya, pihaknya telah mengeluarkan sertifikat dengan luas 263.155 haktar, dari sekitar 635.000 haktare luas Musi Rawas.

Di program GTRA Musi tahun ini, ditargetkan pula untuk proyek strategis nasional, yaitu Barang Milik Negara (BMN) ditargetkan 4 bidang, Akses Reforma ditargetkan 300 KK dengan lokus di Desa Lubuk Tua, dan sertifikasi hak pakai ditargetkan 250 bidang. “Dengan dibentuknya GTRA ini diharapkan target itu bisa tercapai dengan baik,” katanya.

Sementara Rakor GTRA Musi Rawas dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud. “Diharapkan rakor ini dapat menyelesaikan permasalahan pertanahan yang ada di Musi Rawas, seperti kepastian hukum dan hak tanah masyarakat, aset pemerintahan daerah, potensi lahan perkebunan, dan lainnya,” ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPN Kabupaten Musi Rawas menyerahkan sertifikat sport center, bumi perkemahan, dan peti kemas kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, yang diterima oleh Bupati Ratna Machmud. (cj17)





Melansir Sumeks co

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Pastikan Pasokan Sayur dari Bengkulu Aman Saat New Normal
  • Bagikan