Kepala, 2 Bidan, dan OB Puskesmas Kabupaten Bogor Dipecat Buntut Video Viral Asyik Karaoke

  • Bagikan
14876d43 60ed071c916fa

Kepala dan dua bidan serta office boy (OB) Puskesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipecat oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

Pemecatan ini berawal dari kasus video viral petugas puskesmas asyik berkaraoke dan mengabaikan ibu hamil serta pasien Covid-19 yang hendak berobat.

“(Sudah dipecat) sudah kemarin, kepalanya dan dua staf (bidan dan OB) yang asyik karaoke di jam kerja,” kata Ade Yasin melalui keterangan tertulis, Selasa (13/7/2021).

Ade yang juga sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menjelaskan, keputusan diambil setelah dia dia melakukan sidak ke lokasi video viral atau puskesmas tersebut dan memberikan teguran kepada para tenaga kesehatan (nakes).

Sidak dilakukan untuk memastikan kebenaran video viral tersebut.

“Sehari setelah kejadian itu (saat sidak), seluruh staf saya kumpulkan sekaligus diberikan arahan. Tadinya kalau ada alat karaokenya mau saya sita, tapi hasil sidak ternyata tidak menggunakan alat karaoke melainkan menggunakan sound system untuk memanggil pasien. Tetapi apa pun alasannya itu salah karena dilakukan pada saat jam kerja,” ujar Ade.

Baca Juga :  Spesifikasi Samsung Galaxy A32

Informasi simpang siur

Ade menyampaikan, berkaitan dengan video viral yang di dalamnya ada seorang ibu hamil dan seorang warga yang mengaku positif Covid-19 perlu diluruskan.

Sebab ada kesimpangsiuran informasi yang sebenarnya.

Setelah ditelusuri, ibu hamil tersebut tidak terpapar Covid-19. Dia hanya ingin menanyakan tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sementara orang yang memvideokan yang ternyata positif Covid-19 dan hendak berobat ke Puskesmas Situ Udik.

Ironisnya, petugas puskesmas malah asik berkaraoke sehingga dua warga tersebut tidak langsung mendapatkan pelayanan.

“Seorang ibu hamil itu dari Cemplang, datang ke puskesmas untuk menanyakan pelayanan BPJS-nya. Saya ingin memastikan kebenaran ibu hamil itu, juga menanyakan kondisinya sehat atau tidak, karena tugas kita untuk memastikan kondisi Ibu hamil itu sehat atau tidak,” ungkap Ade.

“Ini ada simpang siur informasi, untuk perekam video viral yang positif itu sudah ditangani oleh Satgas Covid-19 ke Wisma Kemang untuk di Isolasi,” tambah Ade.

Saat mengunjungi rumah ibu hamil itu, Ade meminta maaf karena ulah puskesmas yang lalai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Baca Juga :  Ibadah Misa Katedral Makassar Batal Pasca Bom Bunuh Diri

“Kejadian ini bisa menjadi contoh dan bahan pembelajaran jangan sampai terjadi kembali di puskesmas manapun, Ini juga menjadi pembelajaran buat Dinas Kesehatan bahwa masyarakat harus aman dan nyaman saat membutuhkan pengobatan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, video seorang petugas puskesmas yang diduga menolak pasien beredar di media sosial.

Lokasi dalam video tersebut berada di Puskesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Video itu diunggah di akun grup Facebook Suara Warga Desa Situ Udik Cibungbulang Bogor, pada Jumat (9/7/2021).

Dalam narasi video disebutkan petugas beralasan bahwa puskesmas tutup dan sedang tidak melayani pasien.

Padahal, dari dalam puskesmas terdengar suara orang yang sedang bernyanyi atau berkaraoke.

Narasi dalam video tersebut bertuliskan, “Puskesmas Desa Situ Udik pada jam kerja seharusnya melayani pasien yang hendak ingin berobat, malah tutup, sibuk asyik karokean. Sumber informasi group WhatsApp Kab Bogor Barat 9/Juli/2021,”.

  • Bagikan
Positive SSL