Pengendara Moge Dapat Dispensasi Gunakan SIM CI 250-500 Cc

  • Bagikan
ab33ae14 0000477831

Berdasarkan aturan baru penggolongan SIM C, pengendara sepeda motor di atas 500 cc alias moge seharusnya memiliki SIM CII. Namun mengingat kepemilikannya membutuhkan waktu, kepolisian memberikan dispensasi pengendara moge memakai SIM CI (250-500 cc) hingga tahun depan.

Menurut Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021, SIM C dibagi menjadi tiga, yakni C untuk motor maksimal 250 cc, CI (250-500 cc), dan CII (di atas 500 cc).

Syarat pembuatan SIM CII yaitu memiliki CI setidaknya selama satu tahun. Namun masalahnya pembuatan SIM CI baru bisa dilakukan pada Agustus jika target kepolisian terpenuhi, ini menjadikan pengajuan pembuatan SIM CII baru bisa dilakukan setahun kemudian atau setidaknya Agustus 2022.

Baca Juga :  Menurunnya Performa Dovizioso di MotoGP 2020 Disayangkan Lorenzo

Kasi Standar Subdit SIM Regident Korps Lalu Lintas Polri Ajun Komisaris Besar Arief Budiman mengatakan pengendara diberikan dispensasi memakai SIM CI untuk mengendarai moge sampai tahun depan.

“Jadi pemotor besar masih bisa mengendarai dengan CI,” kata Arief saat berbincang dengan sejumlah pengemudi moge mengutip akun Youtube NTMC, Senin (12/4).

Arief mengajak para pengendara moge membuat SIM golongan CI, sebagai syarat memiliki SIM CII mulai tahun depan.

“Ya artinya Agustus bisa diimplementasikan untuk naik golongan karena rata-rata pasti SIM C sudah lebih dari setahun. Nah di 2022 ditingkatkan lagi ke CII, karena CI mereka sudah setahun. Dan 2023 harapannya pemotor punya SIM sesuai dengan jenis kendaraannya,” kata dia.

Baca Juga :  Samsung Galaxy A52, A52 5G, A72 Dirilis, Segera Masuk RI

Lebih lanjut, Arief mengatakan SIM CII akan menjadi golongan paling tinggi bagi legalitas pengendara motor. Dia bilang SIM jenis ini berlaku penggunaan seluruh jenis sepeda motor dari ukuran kecil, besar, bahkan listrik.

Ia menambahkan dalam pembuatan SIM CI dan CII akan ada perbedaan dari sisi pengujian dan praktik.

“Ya misal ketika uji coba, nanti patok-patoknya jaraknya itu akan beda. Tidak bisa sama dengan SIM C biasa, meski materinya sama seperti soal keseimbangan atau konsentrasi,” ungkap Arief.

  • Bagikan