Hadapi PPKM Mikro yang Diperketat, Polda Sumsel Bentuk Satgas – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
22005171 ppkm polda1


cakrawalarafflesia – Menghadapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang akan diterapkan khususnya di Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau, Polda Sumsel membentuk Satgas PPKM Mikro.

Untuk itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM memimpin rapat Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH dan PJU Polda Sumsel, Rabu (7/7).

“Satgas PPKM Mikro yang dibentuk akan bertugas memonitor daerah-daerah yang melaksanakan PPKM Mikro,” ujar Kapolda Sumsel melalui Kabid Humas Kombes Pol Supriadi, Rabu sore.

Baca Juga :  Tak Hanya Minta Uang dan Tiduri Korbannya, Pria Ini Juga Ngaku Anggota TNI

Dalam rapat tersebut dibahas tentang PPKM mikro, yakni kegiatan perkantoran/tempat kerja, Kegiatan perkantoran/tempat kerja baik perkantoran pemerintah (kementerian/lembaga/daerah) maupun BUMN/BUMD/swasta.

PPKM polda2

“Diberlakukan ketentuan perkantoran yang berada di daerah zona merah dan oranye Covid-19 wajib memberlakukan work from home (WFH),” terangnya.

Untuk WFH diberlakukan bagi 75 persen karyawan, sedangkan 25 persen sisanya diperbolehkan bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Baca Juga :  Dorong Percepat Pembangunan Tanjung Carat – cakrawalarafflesia

Dilakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat, pengaturan waktu kerja secara bergiliran, saat WFH tidak melakukan perjalanan atau mobilitas ke daerah lain, dan Pengaturan lebih lanjut dilakukan oleh kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah (pemda).

“Kemudian Kegiatan belajar mengajar (KBM). Zona Merah, dilakukan secara daring dan zona lainnya, sesuai pengaturan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,” beber Supriadi.





Melansir Sumeks co

  • Bagikan
Positive SSL