Terancam Dipenjara Lama, 3 Terdakwa Dugaan Korupsi Kompak Ajukan Pledoi – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
a1d6ae15 tipikor


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Pengadilan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang, kembali menggelar sidang perkara dugaan korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Sungai Rambutan Ogan Ilir, Tahap II tahun anggaran 2017.

Dalam agenda kali ini, tiga terdakwa yakni Chris Sunardi kontraktor proyek PT Wilko Jaya, Ir H Asmiran mantan Kadisnaker Ogan Ilir (OI) serta Ahmad Saili ST Kadisnaker Nonaktif Kabupaten Ogan Ilir, dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (5/7/2021).

Di hadapan majelis hakim Tipikor Palembang yang diketuai Sahlan Effendi SH MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ogan Ilir, menuntut tiga terdakwa yakni, Ir H Asmiran selaku mantan Kadisnaker dengan pidana selama 2 tahun 6 bulan penjara, terdakwa Chris Sunardi dengan pidana selama 2 tahun 6 bulan penjara dan terdakwa Ahmad Saili dituntut selama 2 tahun penjara.

Baca Juga :  SMB IV Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Palembang – cakrawalarafflesia

Selain pidana penjara, ketiga terdakwa juga didenda sebesar Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan, serta dihukum pidana tambahan yakni wajib mengembalikan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 421.140.942.

Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai hal-hal yang memberatkan ketiga terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Doni Monardo Pensiun, ini Penggantinya... – cakrawalarafflesia

Sementara hal-hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum.

Usai sidang Arief Budiman SH selaku kuasa hukum terdakwa Asmiran mengatakan, pihaknya mengapresiasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut kliennya sesuai dengan fakta persidangan bahwa terdakwa tidak terbukti dalam dakwaan primer Pasal 2 UU RI tentang Tipikor.

“Pertama kami mengapresiasi tuntutan Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa Asmiran sesuai dengan fakta persidangan bahwa klien kami tidak terbukti dalam tuntutan sebagaimana dakwaan primer pasal 2, namun terbukti melanggar Pasal 3 tentang Tipikor,” ujar Arief.





Melansir Sumeks co

  • Bagikan