Bentuk Satgas, LDII Sumsel Sosialisasi Prokes Antisipasi COVID-19 – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
343b4036 ldii


cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Sama halnya seperti elemen masyarakat yang lainnya, Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW) LDII Sumsel juga peduli dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami juga mendukung langkah pemerintah, terlebih di pusat beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan vaksinasi massal oleh DPP LDII bersama Ponpes Mihaarrosyidin dan Puskesmas Cipayung. Yang ditinjau dan mendapatkan apresiasi langsung dari Panglima TNI, Kapolri serta Menteri Kesehatan,” ungkap Ketua DPW LDI Sumsel, Ramang Padamulya, Senin (5/7).

Lebih lanjut, Ramang menyebut pihaknya saat ini juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang bertugas mensosialisasikan kepada warga LDII. Sosialisasi ini terkait masalah disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan sekaligus mengimbau mereka untuk segera mengikuti program vaksinasi yang telah disediakan pemerintah.

Baca Juga :  Putus Cinta, Pria Berbadan Atletis Lempari Rumah Mantan dengan Bom Molotov

“Tak bosan-bosan di setiap kesempatan kita selalu mengimbau khususnya kepada warga LDII di Sumsel agar mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah. Terutama dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas keseharian,” imbuh Ramang.

Sebelumnya, DPP LDII bersama Ponpes Minhaajurrosyidiin dan Puskesmas Cipayung menghelat vaksinasi Covid-19 secara masal sejak 14 Juni 2021 yang lalu. Kesuksesan perhelatan ini membuat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, tertarik meninjau lokasi.

Para pejabat tinggi Indonesia tersebut meninjau secara langsung vaksinasi Covid-19. Dalam kunjungan tersebut, mereka mengapresiasi kinerja Ponpes Minhaajurrosyidiin dan DPP LDII dalam menyukseskan program vaksinasi.

Baca Juga :  Khofifah Positif Covid-19

Apresiasi datang dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Ia memuji Padepokan Pencak Silat Persinas ASAD di pesantren tersebut yang menjadi lokasi vaksinasi. Selain tempatnya luas, padepokan itu juga memiliki sirkulasi udara yang baik, serta tersedia toilet yang memadai.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga berdialog dengan Kepala Puskesmas Cipayung drg. Rini Muharini. Ia menanyakan berbagai kendala yang dialami para tenaga kesehatan (Nakes) dalam melakukan vaksinasi.
“Kami kekurangan nakes pak, apabila Panglima TNI berkenan menambah nakes, kita akan menambah sentra vaksinasi di wilayah Cipayung agar target segera tercapai,” ujar drg. Rini Muharini.





Melansir Sumeks co

  • Bagikan