Sempat Minus, Pertumbuhan Ekonomi Sumsel ‘Bergerak’

  • Bagikan
7dd476c4 whatsapp image 2021 06 28 at 19.56.27


muba

Cakrawalarafflesia – PALEMBANG – Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Sumsel Lidya Kurniawati Christyana mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sumsel mulai ‘bergerak.’ Maksudnya, ada pertumbuhan lebih baik ketimbang nasional dan provinsi lain di Sumbagsel di triwulan I 2019 hingga triwulan I 2020

‘’Memang sempat kontraksi minus 1,58% sampai dengan 0,41% pada triwulan kedua tahun 2020 sampai dengan triwulan pertama tahun 2021. Tapi kondisi ini masih lebih baik jika berkaca dengan PDRB nasional yang terkontraksi lebih dalam mencapai minus 5,32% sampai dengan minus 0,74%. APBN,’’ kata dia dalam pertemuan dengan awak media, (27/6).

Ternyata, menurut Lidya, kucuran dana PEN mampu menjaga ekonomi tidak terkontraksi terlalu dalam. Ditopang pula dengan realiasi belanja dari beberapa lembaga dan kementerian cukup tinggi.

Baca Juga :  Wawako Panggil Pihak PDAM dan Jargas – cakrawalarafflesia

Kementerian dengan kenaikan belanja modal signifikan bila dibandingkan tahun lalu adalah Kementerian Kesehatan naik 52,95%, Kementerian PUPR naik 143,94%, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan naik 219,58%, dan Kementerian Perhubungan naik 816,78%.

Realisasi belanja untuk infrastruktur sebesar Rp.1,321 triliun. Dengan rincian infrastruktur transportasi udara sebesar Rp. 17,369 milyar. Transportasi laut sebesar Rp. 4,441 milyar. Transportasi Darat sebesar Rp. 87,983 milyar. Permukiman sebesar Rp. 9,793 milyar. Sarana dan prasarana sebesar Rp. 73,765 milyar. Kesehatan sebesar Rp. 2,675 milyar. Bendungan dan irigasi sebesar Rp. 419,149 milyar. Jalan dan jembatan sebesar Rp. 706,546 milyar.

Baca Juga :  Kronologi Gadis Asal Kepahiang Digilir 4 Pria Saat Tidak Sadarkan Diri

Lidya menegaskan, kerja keras APBN mempercepat pemulihan ekonomi menunjukkan kinerja semakin baik. Pemerintah terus mengupayakan dorongan APBN ke sektor ekonomi. ” Realisasi program PEN khususnya belanja perlindungan sosial. Dukungan kepada UMKM di daerah meningkatkan aktivitas ekonomi di masyarakat.”

‘’Hasil proyeksi menunjukkan semangat optimisme dan percepatan. Namun demikian, secara khusus dalam menghadapi akhir tahun anggaran akan dilakukan pemetaan permasalahan dan strategi khusus guna mendorong satker untuk mengoptimalkan belanjanya,’’ tutup Lidya. (edy)





Melansir Sumeks co

  • Bagikan