Gejala Corona Varian Lambda

  • Bagikan
b24d6548 634e 406f 9c1e 64f532c23acf 169
WHO telah mengklasifikasikan varian Lambda sebagai salah satu yang paling dipantau usai ditemukan di sejumlah negara. Berikut gejala corona varian Lambda. (iStockphoto/ ArtistGNDphotography)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan varian Covid-19 C.37 atau Lambda sebagai Variant of Interest (varian paling dipantau) usai ditemukan di sejumlah negara. Berikut gejala corona varian Lambda.

Sebagaimana dilansir Express UK, National Health Service (NHS) Inggris, gejala corona varian Lambda yang perlu diwaspadai adalah:

– suhu tinggi
– batuk terus menerus
– kehilangan atau perubahan pada indera penciuman atau perasa

Berdasarkan laporan WHO, mutasi varian Lambda dapat meningkatkan penularan.

Senada dengan WHO, ahli virologi di Universitas Cayetano Heredia Lima yang telah melacak evolusi varian Lambda di Peru selama berbulan-bulan, Pablo Tsukayama mengatakan varian ini lebih cepat menyebar daripada strain yang dianggap lebih berbahaya bahkan mengalahkan gamma yang telah merajalela di Brasil.

Baca Juga :  Khutbah Jumat: 5 Sebab Kehancuran Umat , Lengkap PDF

Ia juga menekankan varian Lambda lebih mudah menular dan menyebar begitu cepat di Peru.

“Dengan 187 ribu kematian dan tingkat kematian tertinggi di dunia, kami adalah negara yang paling berjuang dalam hal virus corona. Oleh karena itu, mungkin tidak heran bahwa varian baru telah dimulai di sini,” tuturnya, seperti dikutip Deutsche Welle.

Kendati demikian, Public Health England mengatakan bahwa saat ini tidak ada bukti varian Lambda menyebabkan penyakit yang lebih parah atau membuat vaksin saat ini kurang efektif.

Baca Juga :  16 Februari, Valentino Rossi Genap 42 Tahun

Varian Lambda pertama kali ditemukan di Peru pada bulan Agustus tahun lalu. Varian itu disebut telah menyumbang 82 persen kasus baru di negara tersebut. Satu dari tiga kasus yang terkonfirmasi di Chili merupakan varian C.37.

Varian ini telah terdeteksi di 29 negara. Dari jumlah itu, tujuh di antaranya di Amerika Latin seperti Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, Meksiko dan Chili.

Di Chili 32 persen kasus varian Lambda terdeteksi dalam 60 hari terakhir.

Sebelum Lambda, ada empat virus lainnya yang paling dipantau WHO, yaitu Alpha, Beta, Gamma dan Delta

Itulah gejala corona varian Lambda.

  • Bagikan
Positive SSL