Lebih Murah Mana Internet Telkomsel Vs By.U

  • Bagikan
60cbd16b download 10

Saat ini industri jaringan telekomunikasi semakin beragam, salah satunya ditandai dengan jenis provider yang jumlahnya semakin banyak.

Provider tersebut berlomba menawarkan berbagai macam fasilitas hingga harga miring. Sebagai konsumen, kita diharuskan untuk cermat dan memilih provider yang sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya saja Telkomsel yang merupakan pemain lama dalam industri ini. Pendatang barunya yaitu By.U yang mengklaim sebagai provider digital pertama di Indonesia yang membebaskan penggunanya dalam memilih kuota, topping kuota, nomor ponsel, mendapatkan kartu SIM dan cara membayar dalam satu aplikasi saja.

Artikel ini akan membahas sejauh mana perbedaan keduanya. Baik itu dari paket internet hingga harganya. Berdasarkan aplikasi My Telkomsel, paket internet yang dijual Telkomsel misalnya, untuk 2 GB dengan masa berlaku 30 hari menawarkan harga Rp 42 ribu.

Baca Juga :  Paket Disney + Hotstars Telkomsel Murah dari 33 GB Sampai 66 GB, Segera Beli


Sedangkan untuk 6 GB dengan masa berlaku 30 hari harga yang ditawarkan Rp 78 ribu. Selanjutnya, untuk kuota internet hingga 10 GB dibanderol dengan harga Rp 39 ribu. Murah, karena ini adalah penawaran terbatas alias promo yang ditawarkan oleh Telkomsel.

Artinya, harga tersebut tidak bisa didapatkan sewaktu-waktu. Konsumen harus pandai-pandai mengecek ketersediaan promo yang adakalanya memang ditawarkan oleh Telkomsel.

Untuk yang membutuhkan kuota besar Telkomsel menawarkan kuota Keluarga, di mana paket paling kecil dimulai 25GB dengan harga Rp 150 ribu. paket palinge besar 120 GB dengan harga Rp 400 ribu. Keduanya untuk jangka waktu 30 hari.

Lantas bagaimana dengan By.U. Sesuai ‘tagline’ nya, konsumen bisa mengatur kuota dan masa berlaku sesuai keinginan. Tapi biasanya hal ini malah akan lebih mahal dibandingkan dengan paket-paket yang sudah tersedia.

Baca Juga :  Paket Internet Malam Telkomsel, Buat Kamu Yang Hobi Begadang

Masalahnya, paket yang tersedia pada aplikasi By.U, tidak ada yang memiliki masa berlaku panjang dan kuota yang relatif kecil. Misalnya, untuk masa berlaku 30 hari hanya ada paket dengan besaran 50 GB dibanderol Rp 120 ribu.

Jika konsumen memilih untuk mengatur kuota sendiri, untuk data 2GB dengan masa berlaku 30 hari harganya Rp 43 ribu. Sementara itu untuk kuota internet sebesar 6 GB, maka harus membayar Rp 47 ribu. Selanjutnya untuk 10 GB harganya Rp 50 ribu.

Artinya, memang tidak bisa dibandingkan harga mana yang lebih murah atau mahal. Karena semua kembali kepada kebutuhan masing-masing konsumen.

  • Bagikan
Positive SSL