Pasien Titipan Polisi, Anji Tak Bisa Seenaknya Dipulangkan RSKO

  • Bagikan
33401 anji drive suaracomalfian winanto



33401 anji drive suaracomalfian winanto

cakrawalarafflesia – Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur belum bisa memastikan berapa lama musisi Anji akan menjalani rehabilitasi. Semua pasien di sana harus lebih dulu jalani assessement atau penilaian untuk mengetahui tingkat kecanduan.

“Mengenai berapa lama ya pasti melalui proses assessment dari situ kita akan lihat pada tingkat keparahan penggunaan,” kata Carlmia Halusikoey selaku dokter yang merawat Anji di RSKO Cibubur, Jakarta Timur, Senin (28/6/2021).

Bila hasil penilaian menunjukkan kondisi pasien tak parah, RSKO akan berikan program rawat jalan.

“Kalau ringan ya kita paling menjalani detoks rawat jalan. Kalau berat ya rawat inap,” ujarnya.

Baca Juga :  5 Pedangdut Buka Bisnis Kuliner, Punya Dewi Perssik Berkonsep Militer

Baca Juga:
Anji Direhab, RSKO Siapkan Kegiatan Spiritual hingga Nonton Film

Tapi khusus Anji, RSKO tetap harus lebih dulu berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Sebab Anji merupakan pasein titipan Polres Jakarta Barat yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Terkait pasien hukum kita tidak bisa seenaknya memulangkan, karena itu pasien yang dititipkan menunggu konfirmasi dari penyidik,” katanya.

Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona menegaskan kasus narkotika yang menjerat musisi Anji tetap berjalan. Meski sudah mengantongi izin rehabilitasi, bukan berarti proses hukum pemilik nama asli Erdian Aji Prahartanto itu selesai.

Baca Juga :  Vicky Prasetyo Langsung Dibawa ke Rutan Salemba

Pelantun lagu Bersama Bintang itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah mengkonsumsi narkotika jenis ganja.

“Melanjutkan proses hukum dengan tetap mempertimbangkan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tersangka,” kata AKBP Ronaldo Maradona di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga:
3 Hari Jalani Rehabilitasi di RSKO, Begini Kondisi Anji

“Sebagaimana yang kami sampaikan di awal penyidikan terhadap tersangka AN menggunakan pasal 111 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 jadi proses hukum tetap berjalan,” katanya lagi.





Source link

  • Bagikan