Tantang Najwa Shihab, Jerinx SID Minta Sosok Ini Diundang ke Mata Najwa

  • Bagikan
e2d89708 74189


cakrawalarafflesia – Jerinx SID meminta Najwa Shihab untuk mengundang beberapa tokoh yang dinilai punya pendapat berbeda tentang Covid-19. Pasalnya, dia mau berita virus corona bisa berimbang.

Melalui akun Instagram pribadinya, drumer band SID itu memposting foto Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Komjen Pol. Dharma Pongrekun.

“Saya pernah kok jadi jurnalis. Saya tahu persis jika Jurnalisme itu harus netral. Sayangnya, sejak pandemi ini mbak @najwashihab TIDAK PERNAH SEKALIPUN mengundang narasumber yang TIDAK senarasi dengan narasi “resmi” para entitas global,” tulis Jerinx SID pada Jumat (25/6/2021).

Suami Nora Alexandra itu menilai Dharma Pongrekun berkompeten untuk dijadikan narasumber.

Baca Juga :  Dikira Akting, Roy Marten Ungkap Kisah Yati Octavia Terbakar Saat Syuting

Baca Juga:
Jerinx SID Kembali Bikin Kontroversi, Kini Serang Najwa Shihab Sebut Corong Globalis

Unggahan Jerinx SID [Instagram/@jrxsid]
Unggahan Jerinx SID [Instagram/@jrxsid]

“Jendral @pongrekundharma88 dari Divisi Siber Indonesia ini sejak SEBELUM pandemi sudah menyuarakan narasi yg berbeda dengan narasi “resmi” versi globalis. Silakan cek IG beliau,” sambungnya.

Lelaki asal Bali itu merasa Najwa Shihab aneh lantaran tidak pernah mengundang Dharma Pongrekun ke acara Mata Najwa.

“Beliau bukan orang sembarangan. Posisi beliau di Jakarta. Tidakkah kalian merasa “aneh” hingga kini mbak Najwa tidak berusaha mengundang beliau? Ada apa denganmu Mbak?” sambungnya.

Baca Juga :  Lucinta Luna Dituntut 3 Tahun Penjara

Selain itu, Jerinx SID juga mau Najwa Shihab bertanya pendapat mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari tentang Covid-19.

“Ayolah, rakyat butuh keimbangan informasi, undanglah sosok-sosok seperti Jendral Dharma, Mantan Menkes ibu @siti_fadilah_supari, Doktor @ichsanuddinnoorsy.official atau Dokter @drslsimonspkk ke acara mbak,” jelasnya.

Baca Juga:
Usai Maki-Maki BCL, Jerinx SID Semprot Habis Najwa Shihab

“Jika unggahan ini tidak mampu mengubah keputusan tim @narasi.tv @narasinewsroom untuk mengundang nama-nama yang saya sebut di atas, salahkah jika rakyat berasumsi bahwa kalian adalah media milik globalis bukan milik rakyat Indonesia?,” imbuhnya lagi.





Source link

  • Bagikan