Geruduk Kejati, MMK Minta Usut Dana Hibah ICW – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
fce233cb img 20210625 wa0085


muba

cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Miskin Kota (MMK) Palembang, Jumat (25/6) geruduk gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel.

Dengan dikawal puluhan petugas kepolisian serta tetap menjalankan Prokes, kedatangan massa tersebut meminta agar Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui Kejati Sumsel mengusut dan memeriksa dana hibah pemerintah kepada Infonesian Corruption Watch (ICW) senilai lebih dari Rp96 miliar.

“Dana hibah ICW merupakan hasil temuan tahun 2014-2018 di KPK pada jaman Pak Abraham Samad, kita meminta melalui pihak Kejati Sumsel ini untuk disampaikan langsung ke Kejagung RI agar dapat segera ditindaklanjuti,” kata Arifin Kelender koordinator MMK diwawancarai usai menyampaikan orasinya.

Baca Juga :  Kota Palembang Tertinggi Penyebaran Kasus Covid-19 – cakrawalarafflesia

Menurutnya, dana hibah Rp96 miliar tersebut cukup fantastis bahkan telah diaudit oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada tahun 2018 silam.

“Kita mengejar agar pihak aparat penegak hukum untuk bekerja mencari dan segera menurunkan tim dimana dan kemana dana hibah sebesar Rp96 miliar itu,” ujarnya.

Ditambahkannya, setelah menggelar unjuk rasa ini, dirinya bersama anggota MMK lainnya akan segera bertolak ke Jakarta guna menyampaikan secara langsung laporan tersebut kepada pihak Kejagung.

Baca Juga :  Masjid ini Kurban Tujuh Sapi – cakrawalarafflesia

“Namun karena saat ini kondisi Pandemi COVID-19 meningkat, kami tunda dahulu rencana tersebut, kami berharap agar pihak Kejati Sumsel dapat membantu kami untuk segera melaporkan ke pihak Kejagung RI,” tandasnya.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman SH MH saat diwawancarai awak media usai menemui aksi massa mengatakan akan segera menindaklanjuti laporan dan hasil temuan sebagaimana tuntutan yang disampaikan oleh massa MMK. (fdl)





Melansir Sumeks co

  • Bagikan