Mawardi Minta Dilakukan Pembaruan Data Yang Valid Dan Kirim Tim Ke Tingkat Kabupaten/Desa – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
2e7adfc5


muba

cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Pemprov Sumsel gencarkan program pengentasan kemiskinan, salah satu program yang dibuat oleh pemprov sumsel dengan cara melakukan pembaruan data yang valid, dan mengirim tim ke tingkat kabupaten/desa yang ada di Sumsel.

Dalam sambutan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Sumsel 2021, Wagub Sumsel H Mawardi Yahya menyampaikan, masih banyak data yang kategori mampu dimasukkan ke data yang tidak mampu.

“Data kemiskinan di Sumsel Perlu dilakukan pembaruan data ulang, agar penyaluran bantuan tepat sasaran kepada masyarakat, yang memang benar-benar pantas untuk mendapatkan bantuan tersebut,” ungkap Mawardi, Selasa (22/6).

Mawardi mengungkapkan, cara agar penyaluran data bantuan tepat sasaran, Pihak (TKPK) juga harus memiliki dan membentuk tim ke tingkat Kabupaten/desa, untuk melakukan pendataan yang benar dan valid.

Baca Juga :  Peringati HPN 2021, Kapolres Gowa Harap Sinergitas Polri dan Insan Pers Kompak Menangkal Hoaks

“Harus tetap semangat, untuk mendorong beberapa program ini, datanya harus benar-benar valid dan perlu dikirim tim ke tingkat kabupaten/desa,” ujar Mawardi.

Pertumbuhan Ekonomi Sumsel saat masa pandemi terlihat stagnan jika dibandingkan provinsi lain, dimana pertumbuhan ekonomi Sumsel saat ini berada di kisaran 0,11% dibandingkan dengan rata-rata nasional yang ada di kisaran 2% lebih,” tambah Mawardi.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda juga mengatakan, Pemerintah kota palembang selalu mensupport semua program pemprov dengan cara melakukan pembaruan data, agar sesuai dengan sasaran yang dituju.

“Kami akan melakukan perbaruan data, agar program pengentasan kemiskinan dapat tersalurkan dan tepat sasaran sesuai dengan yang dituju, untuk itu diperlukan lagi data yang benar-benar valid,” ujar fitrianti.

Baca Juga :  Finalis BGP Palembang 2021, Masuk Tahap Karantina – cakrawalarafflesia

Fitrianti juga menambahkan, “akan segera melakukan perbaikan data, agar sesuai dengan data angka pengangguran dan kemiskinan yang ada di Kota Palembang, dan tepat sasaran bagi penerima bantuan program tersebut,” kata Fitri.

Pada saat PSBB yang dilakukan di Kota Palembang, pemkot sudah memberikan bantuan sosial, namun sekarang pemkot masih mencari data warga Miskin baru (Misbar) agar dapat juga menerima bantuan ditengah covid 19.

“Kami tetap mendata bagi warga miskin baru (Misbar) yang patut kita beri bantuan ditengah covid 19, agar mereka mendapat kehidupan yang layak,” tukasnya. (edy)





Melansir Sumeks co

  • Bagikan