Kehadiran Valentino Rossi di MotoGP Dinilai Penting

  • Bagikan
737e0f19 kehadiran valentino rossi di motogp dinilai penting


Berita MotoGP: Bos Ducati, Luigi Dall’Igna, berpendapat Valentino Rossi adalah sosok penting dalam ajang balap kelas utama karena kehadirannya memberikan dampak besar.

Tahun ini diprediksi akan menjadi musim terakhir bagi Valentino Rossi di MotoGP. Selain karena usianya yang tak lagi muda, performa balapnya yang kian menurun juga menjadi salah satu faktor yang membuat ia diisukan akan gantung helm.

Kepergian dirinya jelas bakal memberikan dampak besar pada kejuaraan dunia balap motor. Hadirnya VR46 Team, tim milik Rossi, di MotoGP dilakukan sebagai upaya untuk tetap memberikan kesan kehadiran The Doctor di paddock.

Namun, hingga kini belum diketahui pabrikan mana yang akan bekerjasama dengan VR46 untuk MotoGP 2022. Kandidat terkuat saat ini adalah Yamaha dan Ducati. Akan tetapi, Petronas SRT nampaknya ingin terus bersama pabrikan asal Jepang itu. Namun mereka tidak mampu mengeluarkan motor lebih dari empat.

Sedangkan Ducati siap menurunkan delapan motor pada musim depan, sehingga mereka diprediksi bakal menggandeng VR46 Team untuk memainkan debutnya di kelas premier.

“Kami sudah pernah menurunkan delapan motor beberapa tahun lalu ketika Aspar Team, Avintia dan Pramac bersama kami. Jadi, itu bukan hal baru bagi kami,” kata Bos Ducati, Luigi Dall’igna, kepada Gpone.

Baca Juga :  Miliki Rossi dan Morbidelli, Petronas Bermimpi Juara di 2021

“Saya yakin kami memiliki keahlian dan kemungkinan untuk menurunkan delapan motor. Seperti biasa, ada kelebihan dan kekurangan, dari sudut pandang organisasi itu jelas rumit, itu berarti menambah pekerjaan,” tambahnya.

“Tapi, saya pikir dari sudut pandang teknis, itu jelas sebuah keuntungan memiliki lebih banyak pebalap di trek. Karena dalam pekerjaan kami, penting untuk mendasarkan pekerjaan pada basis statistic,” ia melanjutkan.

Peningkatan yang ditunjukkan pabrikan asal Borgo Panigale itu sejauh ini juga memberikan keyakinan bahwa mereka layak untuk dijadikan mitra VR46 Team.

Pasalnya, muncul rumor yang mengatakan bahwa Valentino Rossi akan balapan bersama timnya jika kehilangan kursinya di Yamaha tahun depan.

Dall’Igna pun tak membantah jika pebalap berusia 42 tahun itu masih ingin balapan dan bersaing dengan para pebalap muda.

“Valentino adalah Valentino dan akan tetap menjadi dirinya selama dia masih balapan. Saya percaya, terlepas dari simpati mereka atau siapa pun yang menanganinya, Valentino adalah sosok terpenting yang pernah ada di olahraga ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Raih Podium Ketiga, Joan Mir Belum Kepikiran Titel Juara

“Jadi, saya pikir tak masalah untuk memberikannya pujian untuk itu dan memberinya ruang untuk melakukan sedikit apa yang dia inginkan. Tentu saja, dalam batas-batas tertentu,” Dall’igna mengungkapkan.

Pria yang akrab disapa Gigi itu juga mengaku siap memberikan motor tim pabrikan kepada Franco Morbidelli apabila ia ikut dalam proyek VR46 Team. Menurutnya, pebalap asal Italia itu pantas mendapatkan motor terbaik usai menorehkan prestasi impresif pada musim lalu, yakni menjadi runner-up MotoGP 2020.

“Saya tidak yakin Ducati akan bertindak seperti Yamaha kepada pebalap yang menempati posisi kedua dalam klasemen akhir musim lalu. Jelas, uang penting di kejuaraan dunia, tapi tim dan pebalap jadi hal utama yang harus dipikirkan,” ucapnya.

“Nasib Franco sangat buruk. Sangat tepat untuk memberikannya motor yang kompetitif. Dia pantas mendapatkannya karena memiliki musim yang luar biasa tahun lalu,” ia mengakhiri.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Ducati, MotoGP 2021





Source link

  • Bagikan