Ini Loh Daftar Sembako Premium yang Kena Pajak

Polemik sembako kena Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di pasar tradisional telah berakhir. Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, sembako yang dijual di pasar tradisional tidak dikenakan pajak alias bebas PPN.

Namun, PPN akan dikenakan bagi sembako premium. Lalu apa saja sembako premium yang bakal kena pajak? Berikut daftarnya seperti dirangkum dari Instagram Sri Mulyani, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Beras premium kena pajak

1. Beras Basmati

2. Beras Shirataki

Daging sapi premium kena pajak

1. Daging sapi Kobe

Baca Juga :  HOT! Michael Yukinobu Sudah Putus Komunikasi dengan Gisel

2. Daging sapi Wagyu

Daftar sembako yang tidak kena PPN

Sri Mulyani menjelaskan pemerintah tidak mengenakan pajak sembako yang di jual di pasar tradisional yang menjadi kebutuhan masyarakat umum.

“Pajak tidak asal dipungut untuk penerimaan negara, namun disusun untuk melaksanakan azas keadilan,” tegasnya.

“Misalnya beras produksi petani kita seperti Cianjur, rojolele, pandan wangi, dan lain-lain yang merupakan bahan pangan pokok dan dijual di pasar tradisional tidak dipungut pajak (PPN),” katanya.

Alasan sembako premium kena pajak

Baca Juga :  Gini Toh Proses Seleksi Kartu Prakerja bagi yang Masih Belum Lolos

Namun beras premium impor seperti beras basmati, beras shirataki yang harganya bisa 5-10 kali lipat dan dikonsumsi masyarakat kelas atas, seharusnya dipungut pajak.

Demikian juga daging sapi premium seperti daging sapi Kobe, Wagyu yang harganya 10-15 kali lipat harga daging sapi biasa, seharusnya perlakukan pajak berbeda dengan bahan kebutuhan pokok rakyat banyak.

“Itu asas keadilan dalam perpajakan di mana yang lemah dibantu dan dikuatkan dan yang kuat membantu dan berkontribusi,” kata Sri Mulyani

Cakrawala Rafflesia