IKABA Sumsel Soroti Jeratan Pasal Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
947e089d ikaba
banyuasin vaksin

cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Meski saat ini perkara dugaan penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Christina Ramauli Simatupang sudah memasuki proses persidangan, perkara yang menjerat pelaku penganiayaan bernama Jason Tjakrawinata (28) mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari ketua serta Sekjen Ikatan Advokat Batak (IKABA) Sumsel menilai jerat pidana terhadap pelaku penganiayaan yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang kurang tepat dianggap sebagai penanganan perkara penganiayaan biasa.

“Sebelumnya kami sangat mengapresiasi penanganan hukumnya yang dilakukan jaksa tergolong cepat, namun ada sedikit kekhawatiran kami sebagai kontrol sosial mengenai jerat Pasal yang diberikan kepada terdakwa,” ujar Desmon Simanjuntak SH Sekjen IKABA memberikan pendapatnya.

Baca Juga :  PNS di Banda Aceh Dilarang Bermain Game Online

Ia berpendapat, sebagaimana dakwaan penuntut umum menjerat terdakwa dengan dakwaan tunggal Pasal 351 ayat 1 KUHP yang seharusnya penuntut umum juga dapat menjerat terdakwa dengan dakwaan subsideritas Pasal 351 ayat 2 KUHP.

“Kami berharap agar fakta materilnya dapat digali lagi, waktu viral itu kan korban mengalami luka berat, trauma psikis sehingga tidak bisa melakukan aktivitasnya sehari-hari. Kalau itu terbukti ya kepada penegak hukum agar dapat diterapkan pasal secara objektif. Sehingga hasil putusannya nanti pun dapat secara objektif,” jelas Desmon.

Menurut Desmon dengan diterapkannya pasal subsideritas terhadap pelaku tindak pidana penganiaan dalam keadaan memberatkan, tentunya memberikan efek jera, setidaknya tidak bakal mengulangi perbuatan itu lagi.

Daulat Sihite sendiri menambahkan, menurutnya, dakwaan ini terlalu berani kalau hanya satu pasal yang dipakai. Dan kalau tidak terbukti tentu bebas, padahal tersangka kan sudah ditahankan. Sebaiknya menggunakan dakwaan alternatif.

Baca Juga :  Pernah Jadi Korban Pungli di Proyek Strategis Nasional – cakrawalarafflesia

“Kami juga akan membahas ini di Ikaba, kedepan akan mengadukan ke Komisi Judi slot online mengingat perkara ini sudah viral, kejadian ini dilihat dan diamati masyarakat Sumsel, bahkan Gubernur Herman Deru juga ikut mengawal jalannya kasus ini,” tukasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan terdakwa terjadi pada bulan April 2021 silam bertempat di Kamar No.6026 Lantai 6 Rumah Sakit Siloam Palembang Jalan POM IX Komplek PSX Mall Kel.Lorok Pakjo Kec.IB I Palembang.

Melansir Sumeks co

  • Bagikan
Positive SSL