Berlakukan Operasi Yustisi – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
8cf47fa8 ppkm


banyuasin vaksin

cakrawalarafflesia, PALEMBANG – Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro menjadi jilid kelima. Diberlakukan di semua daerah terhitung dari 15 – 28 Juni. Tanpa terkecuali Sumatera Selatan (Sumsel).

Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Plh Sekretaris Daerah, H Akhmad Najib mengatakan, PPKM skala mikro ini juga akan diberlakukan di semua Kabupaten/kota. Maka dari itu, meminta kepada setiap Bupati dan Wali Kota untuk dapat mestikan PPKM berjalan efektif.

“Meskipun Sumsel tidak masuk wilayah yang ditekankan Presiden dalam hal penanganan COVID-19. Namun bukan berarti kita tidak menjalankan PPKM ini. Seluruh daerah untuk tetap mengedapankan langkah-langkah konkret didalam pencegahan,” kata Najib didampingi Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban usai video conferens rapat evaluasi PPKM dipimpin Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartanto di kantor Gubernur, Palembang, Senin (14/6) malam.

Baca Juga :  Masyarakat Bengkulu Diminta Jangan Panik, Soal Prediksi Tsunami Pulau Jawa

Ia pun memastikan, disamping memasifkan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) kepada masyarakat. Pemerintah pun tetap memberlakukan operasi yustisi penegakan kepatuhan prokes. Sesuai dengan aturan yang ditetapkan selama PPKM skala mikro.

“Kita tidak mau seperti di yang terjadi di daerah Kudus, Jatim. Khususnya kota Palembang, meski sudah lebih baik pencegahannya. Operasi yustisi yang dilakukan satgas COVID-19 tetap diberlakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Gudang Penyimpanan Logistik PT SMI Kepahiang Terbakar

Najib juga membenarkan, pihaknya mendapatkan keluhan dari pelaku-pelaku usaha atau komunitas lainnya yang keberatan adanya pembatasan jam operasional selama PPKM. Yakni harus tutup pukul 21.00 WIB.





Melansir Sumeks co

  • Bagikan