Tunjukkan Peningkatan, Miguel Oliveira Enggan Pikirkan Soal Perebutan Titel

  • Bagikan
41779c23 tunjukkan peningkatan miguel oliveira enggan pikirkan soal perebutan titel


Berita MotoGP: Miguel Oliveira berhasil tampil impresif di Mugello dan Catalunya, namun ia menilai masih terlalu dini untuk berambisi merebut gelar juara dunia musim ini.

Usai mengukir prestasi apik musim lalu, KTM digadang-gadang akan mampu menyaingi dominasi produsen otomotif Jepang di ajang MotoGP tahun ini. Namun, kenyataannya performa pabrikan asal Austria itu kembali merosot sejak tes pramusim.

Mereka melakukan banyak percobaan yang memakan waktu cukup lama, sebelum menemukan senjata mumpuni untuk kembali melesat. Pada balapan seri keenam musim ini, MotoGP Italia, mereka mulai menggunakan sasis dan jenis bahan bakar baru.

Miguel Oliveira yang belum pernah tembus 10 besar di lima balapan awal, akhirnya menjadi runner-up di Mugello dan berhasil merebut kemenangan di Barcelona. Tambahan 45 poin melontarkannya dari peringkat 10 klasemen sementara pebalap ke peringkat ketujuh. Kini ia terpaut 61 poin dari pemuncak klasemen, Fabio Quartararo.

Baca Juga :  Finis Keempat, Brad Binder Tampil Impresif di MotoGP Jerman

Pebalap asal Portugal itu mencoba realistis usai melihat selisih poin yang cukup jauh dari Quartararo. Ia menandaskan masih terlalu dini untuk memikirkan soal perebutan gelar juara dunia.

“Saya kira terlalu cepat bicara tentang titel atau sesuatu seperti itu. Kami punya start buruk di kompetisi dan itu menempatkan kami pada dasar klasemen. Sekarang, kami meningkatkan hasil,” kata Oliveira seperti dikutip dari Motorsport.com.

“Sungguh menggoda memikirkan kejuaraan dengan finis dua podium beruntun dan naik cepat dalam ranking, tapi saya memilih fokus setiap akhir pekan, mencoba melakukan yang terbaik dan mencetak poin sebanyak-banyaknya di setiap balapan,” imbuhnya.

“Pada akhirnya, kami akan melihat di mana kami berakhir, tapi sekarang ini jadi target utama,” ia menegaskan.

Salah satu kunci kesuksesan Oliveira di MotoGP Catalunya yakni pemilihan ban keras di depan dan belakang. Meskipun kombinasi tersebut pada akhirnya membuat performanya merosot di akhir balapan dan membuat ia bekerja keras untuk mengamankan posisinya dari jangkauan Johann Zarco (Pramac Racing).

Baca Juga :  Rossi Luapkan Kekecewaan ke Yamaha

“Sulit bagi saya untuk mengerti apa yang terjadi di belakang saya. Saya tahu ada dua perubahan posisi awalnya. Saya mendapat sedikit gap di mana saya cukup nyaman, dan saya bisa (berkendara) lebih halus dengan ban, berjalan di jalur saya dan tidak melakukan kesalahan. Itu adalah kunci,” ungkap Oliveira.

“Itu sungguh sulit bagi semuanya, saya kira. Tapi bagi saya lebih lagi karena saya punya ban keras di depan dan delapan lap terakhir sangat sulit bertahan di atas motor tanpa jatuh,” pungkasnya.

Artikel Tag: Miguel Oliveira, KTM Red Bull Factory Racing, MotoGP 2021





Source link

  • Bagikan
Positive SSL