Rasa Respek Petronas Yamaha SRT Justru Bikin Valentino Rossi Kesulitan

  • Bagikan
1b00b1a2 rasa respek petronas yamaha srt justru bikin valentino rossi kesulitan


Berita MotoGP: Kepala tim Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengungkapkan bahwa rasa hormat yang tinggi dari timnya pada Valentino Rossi membuat mereka tak tahu masalah yang dihadapinya.

MotoGP 2021 berjalan rumit bagi Valentino Rossi karena ia belum mampu meraih hasil yang optimal sejauh ini. Rossi bahkan gagal meraih poin dalam empat dari total tujuh balapan yang sudah digelar. Hasil terbaik The Doctor sejauh ini adalah finis di posisi kesepuluh saat balapan di MotoGP Italia.

Ia tampak masih kesulitan untuk melesat bersama tunggangannya musim ini, YZR-M1. Berbagai kendala masih dikeluhkannya hingga balapan pekan lalu di MotoGP Catalunya. Masalah grip ban belakang, kemampuan mesin hingga top speed masih membelit Rossi hingga kini.

Baca Juga :  Danilo Petrucci Akui Bakal Sulit Ulangi Kesuksesannya di Italia

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Petronas Yamaha SRT untuk membantu pebalap berusia 42 tahun tersebut. Razlan Razali selaku kepala tim telah mengonfirmasi hal tersebut meski belum membuahkan hasil.

Usaha Petronas Yamaha SRT masih buntu dikarenakan faktor komunikasi cakrawalarafflesia kru dan Valentino Rossi sendiri. Faktor tersebut membuat mereka tidak mengetahui secara pasti masalah yang dialaminya. Lebih lanjut, pihaknya juga tidak memahami apakah pebalap asal Italia itu memiliki solusi jangka pendek untuk persoalannya.

“Di tim barunya, tak ada yang berbicara dengan The Doctor. Untuk mengetahui apa yang terjadi dengannya dan apakah dia memiliki solusi jangka pendek,” kata Razlan Razali, dilansir dari Tuttomotoriweb.

Ia pun menjamin masalah komunikasi cakrawalarafflesia kru dan Rossi bukan karena relasi yang buruk. Namun, hal itu terjadi karena mereka menaruh sikap respek alias hormat yang tinggi kepadanya.

Baca Juga :  Valentino Rossi Diprediksi Negatif Corona pada Senin

“Mereka tidak berbicara dengannya, bukan karena hubungan yang buruk. Tetapi, hal itu karena adanya rasa hormat, hampir karena takut,” jelasnya.

Dengan statusnya sebagai pebalap elit, kehadiran Rossi secara tak langsung memunculkan perasaan tersebut. Para kru menjadi sedikit segan untuk bertanya mengenai solusi yang disiapkan peraih sembilan gelar juara dunia itu.

“Dia menanamkan begitu banyak rasa hormat di tim Petronas Yamaha SRT. Sehingga mereka bahkan tak berani bertanya apa yang salah atau apa yang akan dia lakukan,” tutur Razlan Razali.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, MotoGP 2021





Source link

  • Bagikan
Positive SSL