Disebut Prediksi Hari Kiamat, Ini Teori Konspirasi Gerhana Matahari

  • Bagikan
e35fdd7c 20390 kiamat


cakrawalarafflesia – Fenomena Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 10 Juni 2021 dapat dinikmati di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Kanada utara, Eropa, Asia utara, Rusia, dan Greenland.

Ketika fenomena ini terjadi dan diamati pertama kali oleh umat manusia, Gerhana Matahari menyebabkan rasa takut sehingga menimbulkan banyak teori konspirasi selama bertahun-tahun hingga mitos dan takhayul.

Dilansir dari The Sun, Kamis (10/6/2021), banyak budaya kuno yang bingung dengan munculnya fenomena Gerhana Matahari.

Baca Juga :  Resmi Diperkenalkan, Samsung Galaxy M62 Bakal Segera Dijual di Indonesia

Banyak yang mengira itu adalah itu adalah perbuatan disebabkan oleh para dewa atau binatang di langit.

Baca Juga:
Jarang Diketahui, Ini 5 Fakta Gerhana Matahari

Sebagai contoh di Asia barat kuno, beberapa orang mengira Matahari sedang dimangsa oleh seekor naga.

Dahulu, bangsa Viking berpikir bahwa Gerhana Matahari digigit dua serigala.

Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) jadi moment khusus saat libur sekolah. (Suara.com/Ali)
Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC).  (cakrawalarafflesia/Ali)

Sementara di China, sebuah mitos menunjukkan Gerhana Matahari Total terjadi ketika seekor anjing langit mencoba memakan Matahari.

Sebenarnya, kata awal untuk Gerhana Matahari di China adalah “shih” yang diterjemahkan menjadi “makan”.

Baca Juga :  Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Infinix Note 10

Salah satu catatan pertama tentang Gerhana di China berasal dari 2136 SM dan menyarankan Kaisar Chung K’ang membunuh astronom kerajaannya karena tidak memprediksi Gerhana.

Baca Juga:
Hari ini Gerhana Matahari Cincin, Daftar Daerah yang Dilewati, Termasuk Bali?

Selain itu, tradisi China juga mengharuskan orang-orang menabuh genderang selama Gerhana sebagai upaya untuk menakut-nakuti anjing langit.





cakrawalarafflesia

  • Bagikan