Antisipasi Kedaruratan, Transafe Bekali Staffnya pelatihan dan Uji Kompetensi Petugas P3K

  • Bagikan
Antisipasi Kedaruratan, Transafe Bekali Staffnya pelatihan dan Uji Kompetensi Petugas P3K
Antisipasi Kedaruratan, Transafe Bekali Staffnya pelatihan dan Uji Kompetensi Petugas P3K
Transafe Bekali Staffnya pelatihan dan Uji Kompetensi Petugas P3K

Melansir Data WHO tahun 2015 dari situs Kemenkes RI menunjukkan bahwa 70% kematian di dunia disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular (39,5 juta dari 56,4 kematian). Dari seluruh kematian akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) tersebut, 45% nya disebabkan oleh Penyakit jantung dan pembuluh darah, yaitu 17.7 juta dari 39,5 juta kematian.

Penyakit jantung rupanya masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Dikutip Dari Kompas, penyakit ini jadi penyebab sepertiga dari seluruh kematian yang ada di dunia pada tahun 2019. Jumlah kematiannya juga terus meningkat.

Dari angka kematian karena penyakit jantung di seluruh dunia yang didapat di tahun 2019 yaitu 18,6 juta, proporsi pria yang meninggal dunia adalah 9,6 juta orang, sedangkan wanita sebanyak 8,9 juta orang. Lebih dari 6 juta kematian terjadi pada orang berusia antara 30-70 tahun.

Baca Juga :  Mobil Rombongan Tasikmalaya Tersesat di Hutan Majalengka

Melihat kecenderungan itu, Transafe Dharma Persada melakukan pelatihan dan uji kompetensi Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada para staffnya. Acara dimulai pada hari Jumat, 4 Juni 2021 dan berakhir dengan uji kompetensi pada senin, 7 Juni 2021.

Antisipasi Kedaruratan, Transafe Bekali Staffnya pelatihan dan Uji Kompetensi Petugas P3K

Pelatihan dan uji kompetensi tatap muka ini diikuti sejumlah personil dari berbagai departemen di Transafe seperti Marketing, Operation, General Affair, Finance & Accounting, Administrasi dan Business Development. Pelatihan dilakukan di pusat pelatihan Transafe di Jakarta timur sedangkan uji kompetensi dilakukan di Tempat Uji Kompetensi Transafe di Jakarta Selatan.

Turut hadir melakukan pembukaan adalah Capt. Djemy Wagiu, Training & Operation Manager Transafe Dharma Persada. Bukan hanya melakukan pembukaan, Pak Djemy juga menjadi peserta uji kompetensi.

Baca Juga :  Sirekap Solo 100 Persen: Gibran 86,5 Persen, Bajo 13,5 Persen

Kegiatan tatap muka ini dilaksanakan dengan penerapan Protokol Pencegahan Penyebaran COVID19 yang ketat. Peserta diwajibkan tes suhu badan, menggunakan masker, menggunakan pembatas, melakukan desinfektan setiap pergantian penggunaan alat, menjaga jarak dan selalu memakai hand sanitizer.

474d88fb praktek pengangkatan korban 2 penolong transafe

Windy Oktaviani, salah satu peserta dari departemen marketing mengatakan bahwa Pelatihan fire fighting dan first aid yang ia ikuti ini sangat bermanfaat, baik teori maupun praktek. Pelatihan ini membuka pandangan dan wawasan kami mengenai bahaya, penanggulangan serta pertolongan pertama sesuai aturan yang ada.

Sebagai Salah satu Safety Training Provider terkemuka di Indonesia, Transafe berharap kegiatan setupa dapat diikuti oleh training provider serupa di Indonesia. Transafe juga berencana dapat menyelenggarakan ini secara berkala untuk penyegaran setelah pandemi ini berakhir, tutup Djemy Wagiu.

Sumber

  • https://lifestyle.kompas.com/read/2020/12/14/101607520/penyakit-jantung-penyebab-kematian-utama-di-dunia?page=all#:~:text=Dari%20angka%20kematian%20karena%20penyakit,sebanyak%208%2C9%20juta%20orang.
  • http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-jantung-sedunia-hjs-tahun-2019-jantung-sehat-sdm-unggul
  • https://cpr.heart.org/-/media/cpr-files/cpr-guidelines-files/highlights/hghlghts_2020eccguidelines_indonesian.pdf
  • Bagikan