Detik-detik Pengakuan Anggota Pol PP Menyelamatkan Polisi yang Ditusuk di Pos Lantas – cakrawalarafflesia

  • Bagikan
be060fa3 pol pp


cakrawalarafflesia – Tiga anggota Sat Pol PP Kota Palembang yakni Alison, Wahyu dan Affandi sempat membantu angota Satlantas Polrestabes Palembang yang diserang dan ditusuk oleh orang tidak dikenal saat bertugas di Pos Lantas 418, simpang Jl Angkatan 66, Jumat (4/6) siang.

Saat kejadian, ketiga petugas tersebut kebetulan sedang berpatroli anak jalanan (anjal) di simpang lampu merah Angkatan 66, persisnya di seberang Pos Lantas 418.

“Kebetulan sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, saat itu angota sedang melaksanakan giat patroli penertiban anjal di sejumlah perempatan,” kata Kasat Pol PP Kota Palembang GA Putra Jaya, saat dikonfirmasi Sabtu, (5/6).

Baca Juga :  Cukup Bayar Rp 250 Ribu /Bulan, Pedagang Dapat Berjualan di Pasar Kuliner Taman Santoso Kepahiang

Saat korban masih dalam penguasaan pelaku, ketiganya langsung mendekat dan menepis pisau yang digunakan oleh pelaku.

Kasat mengatakan, Kapolrestabes Palembang dan Sekda Kota Palembang, pagi tadi sudah memberikan apresiasi dan reward terhadap tiga orang anggota Sat Pol PP.

“Sebagai bentuk sinergitas kita, Kapolrestabes Palembang dan Sekda Kota langsung datang memberikan apresiasi. Secara internal kita juga sudah memberikan reward,” tandasnya.

Menurut Alison, komandan Patroli dari Wahyu dan Affandi, setelah mendengar teriakan korban ketiganya langsung berlari ke Pos Lantas yang berada di seberang.

“Saat kami datang pelaku masih memegang pisau sedangkan korban sudah berlumuran darah. Salah satu dari kami langsung memiting dan merebut pisau pelaku. Tiga pisau pelaku kami amankan,” terang Alison.

Baca Juga :  36 Nakes di Bukit Sari Kepahiang, Hanya 10 Nakes Divaksin, 1 Nakes Menolak

Alison menyebut, setelah korban berhasil diselamatkan dan dilarikan ke Rumah Sakit, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan cara mendobrak pintu dari dalam pos setelah dikurung dari luar.

“Mendobrak pintu dari dalam. Dan kami menahan dari luar. Tidak lama kemudian ada anggota polisi yang datang,” tambahnya.

Dia menambahkan, pelaku selalu berteriak dan mengucapkan kalau dirinya adalah Teroris.

“Mengucapkan kalau dia Teroris. Tangkaplah Pak. Saat kami menyelamatkan korban kami tidak hanya menggunakan alat karena itu spontan,” tutupnya.(dho)





Melansir Sumeks co

  • Bagikan