Yuk Dukung Terus Film Animasi Karya Anak Bangsa

  • Bagikan
2390b69d 14434 menparekraf sandiaga salahuddin uno


cakrawalarafflesia – Pandemi Covid-19 bukanlah halangan untuk berkreasi, seluruh insan ekonomi kreatif (ekraf) berputar otak agar bisa tetap berkarya dan berkolaborasi.

Karena tak bisa dimungikri kolaborasi merupakan salah satu faktor yang harus dilakukan oleh insan kreatif tanah air guna meningkatkan potensi dan peluang. Hal ini berlaku juga dalam sub sektor Film dan Animasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku bangga dengan film animasi buatan anak bangsa yang terus menunjukkan kualitasnya.

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno dalam kegiatan nonton bioskop. (Dok: Kemenparekraf)
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno dalam kegiatan nonton bioskop. (Dok: Kemenparekraf)

“Di tengah pandemi ini banyak sineas berkolaborasi dan menghasilkan produk yang bukan hanya bagus untuk dilihat, tapi juga punya nilai-nilai Indonesia. Bahkan sangat relevan dengan kehidupan masyarakat sehari- hari,” kata Menprekraf Sandiaga, akhir Mei 2021.

Baca Juga :  6 Gaya Artis di Acara Lamaran Lesti Kejora dan Rizky Billar, Kompak Mewahnya!

Baca Juga:
Sinergi dengan Kemenparekraf, BRI Luncurkan Debit BRI Wisata Nusantara

Hal ini dinilai Menparekraf telah berjalan dengan baik dalam proses produksi film Nussa yang merupakan kolaborasi cakrawalarafflesia studio Animasi The Little Giantz yang dipimpin Aditya Triantoro, dan Visinema Pictures yang digawangi Angga Dwimas Sasongko.

“Kita ingin menunjukkan dengan animasi bahwa kita bisa menceritakan tentang hal hal yang esensial, yang dekat dengan keseharian kita. Dengan animasi, kita bisa menyentuh hati orang juga supaya animasi Indonesia bisa menjadi milestone baru,” ujar Angga Dwimas Sasongko.

Nussa the Movie adalah film animasi yang diadaptasi dari serial animasi yang berjudul sama. Karya ini merupakan pemenang kategori Film Animasi Pendek Terbaik Festival Film Indonesia 2019.

Baca Juga :  Ini Tantangan Lee Joongi-Moon Chaewon Bintangi Flower of Evil

Dalam proses pembutannya, ratusan insan film terlibat dalam proses produksi film tersebut. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari gerakan Kembali Ke Bioskop.

Diharapkan dengan program #KembaliKeBioskop yang ditopang penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, perfilman Indonesia akan kembali bangkit.

Baca Juga:
Kemenparekraf Rangkul Penggiat Seni Pertunjukan dalam Kembangkan Danau Toba

Pada awal tahun 2020, film Indonesia telah ditonton lebih dari 12,5 juta orang, dalam periode Januari sampai Maret. Namun saat pandemi Covid-19 melanda, data pengunjung sampai bulan Mei 2120 bioskop baru berkisar 454 ribu orang.





Source link

  • Bagikan