Fenomena Langit di Awal Juni, AdaHujan Meteor dan Apoge Bulan

  • Bagikan
5d1a4313 1f02 4426 ae4a bb5d4b8a01f9 169

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menjelaskan kalender fenomena astronomi yang terjadi pada pekan pertama Juni.

Lapan menyebut fenomena antariksa yang terjadi di bulan Juni salah satunya yakni puncak hujan meteor Arietid, dengan intensitas hingga 50 meteor per jam. Berikut sederet fenomena astronomi 1 hingga 8 Juni.

2 Juni – Fase bulan perbani akhir

Fase bulan perbani akhir terjadi pada 2 Juni yang berlangsung pukul 14:24 WIB, 15:24 WITA, dan 16:24 WIT.

Fenomena ini sudah dapat disaksikan ketika terbit sebelum tengah malam dari arah timur-tenggara, berkulmimasi di arah selatan menjelang terbit Matahari.

Kemudian bulan terbenam di antara barat-barat daya, setelah tengah hari.

11 Juni – Penampakan terakhir Merkurius saat senja

Lapan menyebut menjelang konjungsi inferior Merkurius pada 11 Juni, Merkurius dapat terakhir kali sejak senja bahari pada 3 Juni.

Baca Juga :  Wajib Tau! Arti Status Prakerja Lengkap

Fenomena itu dapat disaksikan saat senja bahari, dengan ketinggian -6 derajat selama 24 menit dari arah barat-barat laut dekat konstelasi taurus dengan kecerlangan +3,69.

Lapan menjelaskan Merkurius juga dapat disaksikan secara langsung saat fajar, pada 22 Juni.

7 Juni – Puncak hujan meteor Arietid

Hujan meteor ini diklaim sebagai satu-satunya fenomena yang dapat disaksikan pada siang hari.

Fenomena hujan meteor Arietid ini disebut telah aktif sejak 14 Mei hingga 24 Juni mendatang.

Meski begitu masa puncak hujan meteor Arietid ini akan terjadi pada 7 Juni dengan intensitas 50 meteor per jam ketika di titik zenit.

Baca Juga :  8 Film Seru Bertema 'Lockdown'

Lapan menyebut fenomena ini dapat disaksikan dari arah timur-timur laut sebelum fajar astronomis, dan berkulminasi di arah utara pada pukul 10.00 waktu setempat.

Usai fenomena itu terlihat, kemudian hujan meteor akan terbenam di arah barat-barat laut pada pukul 16.00 waktu setempat.

8 Juni – Apoge Bulan

Fenomena apoge bulan terjadi pada 8 Juni, pukul 9:38 WIB, 10:38 WITA dan 11:38 WIT, sehingga apoge Bulan dapat terlihat ketampakannya di Bumi sekitar pukul 4:30 waktu setempat.

Apoge Bulan dapat disaksikan dari arah timur-timur laut yang berkulminasi di arah utara, sekitar pukul 10:30 waktu setempat, dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut sekitar 16:30 waktu setempat.

melansir cnnindonesia.com

  • Bagikan