Menilik Efek Aturan Google Photo yang Tak Lagi Gratis Per 1 Juli 2021

  • Bagikan
d5705cf3 2c23 4564 94dd 1cbf10d9d1b7 169

Google dilaporkan tak lagi memberikan penyimpan foto dan video gratis di Google Photos jika file pengguna sudah melebihi kapasitas 15 GB mulai besok (1/6).

Langkah ini sebelumnya telah diumumkan pada November. Ini jadi cara Google untuk memontetisasi alias menarik keuntungan dari layanan penyimpan foto dan video itu.

Sebelumnya Google Photo disediakan Google sebagai penyimpan awan cadangan (cloud storage) untuk berbagai foto yang diambil pengguna dari ponsel Android mereka.

Lantas apa efek setelah Google meniadakan layanan gratis itu? Setelah 1 Juni, pengguna tak bisa menyimpan foto dan video lebih dari 15GB secara gratis. Agar pengguna bisa menyimpan lebih dari 15GB, Google meminta pengguna untuk berlangganan layanan penyimpanan Google One.

Dikutip Cnet, paket Google One dibanderol mulai dari US$2 sebulan atau sekitar Rp28.550,6 (kurs Rp14.275,3) untuk penggunanya di Amerika Serikat (AS) dengan penyimpanan 100GB dan berbagai fitur lainnya. 

Baca Juga :  Oppo A53s 5G Siap Dirilis 27 April, Ini Spesifikasinya

Jika Anda menyimpan lebih dari kapasitas yang ditentukan, maka semua foto yang disimpan sebelum 1 Juni 2021 tidak akan dihitung sebagai kelebihan pemakaian Google Photo yang akan dikenakan biaya tambahan.

Google menyebut lebih dari 80 persen pengguna baru memanfaatkan sedikit dari kuota Google Photos mereka, sehingga mereka masih bisa menggunakannya gratis hingga kuota 15 GB penuh hingga 3 tahun mendatang.

Pada November lalu Google menyebut terdapat lebih dari 4 triliun foto yang tersimpan di Google Photos. Sebanyak 28 miliar foto dan video baru diunggah tiap minggu.

Google akan memberikan notifikasi lewat email begitu pengguna nyaris kehabisan kuota gratis 15 GB. Google juga memberikan fitur penghitungan sisa kuota gratis bakal bisa digunakan selama berapa lama lagi.

Prakiraan ini berdasarkan berapa sering pengguna melakukan backup foto dan video ke akun Google mereka. Fitur baru ini ditambahkan pada Mei.

Baca Juga :  Heboh Wikipedia Rossi Diedit, The Doctor Jadi Raja MotoGP 2020

Selain itu, Google juga menambahkan fitur yang memberikan saran kemungkinan foto dan video yang ingin dihapus pengguna, seperti foto yang kabur, foto screenshot, dan video dengan ukuran besar. Saran ini diberikan agar pengguna bisa mengoptimalkan penyimpanan awan mereka.

Mengutip Tech Radar, Penyimpanan Google Photo dianggap praktis lantaran pengguna bisa melakukan penyortiran file berdasarkan foto favorit dan album khusus lain. 

Fitur lain yang ditawarkan adalah mengarsipkan jepretan untuk merahasiakan foto atau video tertentu, sehingga foto bisa disembunyikan dari halaman utama tanpa harus menghapusnya.

Gambar juga dapat diedit langsung di cloud menggunakan filter prasetel Google atau platform penyesuaian. Selain itu Google Photo melengkapi dengan fitur filter ‘Otomatis’ yang dapat menampilkan gambar terbaik hanya dengan satu kali klik.

melansir cnnindonesia

  • Bagikan