Bos Apple Ungkap Banyak Malware di Mac

  • Bagikan
44279130 cc45 4a90 a135 9584fafd4283 169

Apple lebih terbuka soal perangkat lunak berbahaya atau malware pada sistem operasi Mac, yaitu MacOS.

Demikian disampaikan Head of Software Apple, Craig Federighi pengadilan saat pihaknya menghadapi gugatan hukum yang diajukan developer perangkat lunak, Epic games beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, sistem operasi iPhone, iOS memiliki “standar yang jauh lebih tinggi” untuk perlindungan pengguna daripada MacOS.

“Saat ini, kami memiliki tingkat malware di Mac yang menurut kami tidak dapat diterima dan itu jauh lebih buruk daripada iOS,” Ujar Federighi seperti dikutip CNBC.

Terdapat perbedaan level keamanan antara iPhone dan Mac. Hal itu dinilai penting, karena Epic Games berusaha meminta Apple untuk mengizinkan user untuk menginstal toko aplikasi alternatif di iPhone.

Epic Games berpendapat jika Apple dapat menerapkan kebijakan penginstalan perangkat lunak Mac dan mekanisme keamanan ke iPhone. Meski begitu, proses peninjauan di App Store dan aturannya dapat dikedepankan untuk menjaga keamanan pengguna.

Baca Juga :  Cara Daftar dan Cek BLT UMKM

Di samping itu Craig memberikan gambaran yang menunjukkan Apple masih membuat produk terpisah. Misalnya, pengembang software masih menggunakan Mac karena mereka dapat menginstal alat pengembangan, di antaranya Xcode.

“Saya menganalogikan Mac sebagai mobilnya, Anda dapat membawanya keluar dari jalan raya jika Anda mau, Anda dapat berkendara ke mana pun Anda mau. Karena itu datang sebagai seorang pengemudi, Anda harus dilatih, ada tanggung jawab tertentu untuk melakukannya. Tapi itulah yang ingin Anda beli,” ujar Federighi.

Lebih lanjut Craig menjelaskan, basis pengguna Mac terdapat sekitar sepersepuluh dari pengguna iPhone pada Januari 2021. Apple mengklaim pihaknya memiliki 1 miliar pengguna iPhone aktif di seluruh dunia.

“Untuk iOS, kami bercita-cita untuk membuat sesuatu yang jauh lebih aman. Semua indikasi menunjukkan bahwa kami berhasil melakukannya,” tukas Federighi.

Apple mengklaim telah menemukan dan menghapus sekitar 130 jenis malware di Mac setahun terakhir yang menginfeksi ratusan ribu sistem pengguna Mac.

Baca Juga :  Google Ubah nama G Suite for Education

“Saya memiliki beberapa anggota keluarga yang mendapatkan serangan malware di Mac, tetapi pada akhirnya saya pikir Mac dapat dioperasikan dengan aman,” tutur Federighi.

Pengakuan Federighi dipicu oleh pertanyaan dari Hakim Yvonne Gonzalez Rogers, yang akan memutuskan tindakan apa yang akan diambil perusahaan dalam beberapa beberapa bulan mendatang.

Pelanggan Apple telah lama mempertanyakan apakah perusahaan sedang mempertimbangkan untuk menggabungkan desktop Mac dan iPad, yang menjalankan versi iOS. Komputer Mac terbaru Apple menggunakan prosesor yang sama seperti iPad level high-end.

“Dengan iOS, Anda dapat menciptakan sesuatu yang membuat anak-anak, bahkan bayi, dapat mengoperasikan perangkat iOS dan aman dalam melakukannya. Produk yang sangat berbeda,” ujarnya.

Laporan terbaru dari Nokia yang dikutip oleh Craig menyebut bahwa perangkat iOS menyumbang 1,72 persen dari infeksi malware seluler, dibandingkan dengan Android 26,64 persen dan Windows 38,92 persen.

“Android masih memiliki masalah malware yang cukup besar,” tutup Federighi.

melansir cnnindonesia

  • Bagikan