Algoritma Google Terbaru Diterapkan di Juni, Punya 3 Faktor Penilaian Baru

  • Bagikan
5300388a o 1at3st5uq1dek159sbu9sjfl9fa



o 1at3st5uq1dek159sbu9sjfl9fa

cakrawalarafflesia – Google akan meluncurkan perubahan pada algoritmanya, yang disebut-sebut akan lebih mengedepankan kualitas konten dan akan menentukan rangking sebuah website di mesin pencari, pada Juni mendatang.

Sebelumnya pembaruan algoritma Page Experience, dengan penerapan Core Web Vitals yang akan menjadi faktor penting dalam rangking website – dijadwalkan akan dilakukan pada Mei ini.

“Kami akan mulai menggunakan page experience sebagai bagian dari sistem rangking mulai pertengahan Juni 2021. Akan tetapi page experience tak akan memainkan peran penuh dalam sistem tersebut sampai akhir Agustus nanti,” tulis Google dalam blognya pada April lalu.

Google sebelumnya juga mengatakan bahwa faktor-faktor Core Web Vitals akan digunakan berbarengan dengan faktor-faktor user experience lainnya dalam penentuan rangking website.

Baca Juga:
Siap-siap! Pengguna Google Photos Bakal Terima Tagihan Bulan Depan

Baca Juga :  Jenis Babi yang Ada di Seluruh Dunia dan di Indonesia

Core Web Vitals akan terdiri dari tiga faktor, yakni largest contentful paint (LCP), first input delay (FID) dan cumulative layout shift (CLS). Ketiganya menyasar peningkatan pengalaman pengguna dengan memantau serta meningkatkan kecepatan loading, respons, dan stabilitas web.

LCP, untuk lebih spesifik, adalah tentang kecepatan loading: seberapa cepat bagian paling besar dan utama dari sebuah konten bisa diakses/dibuka. Untuk melewati tes Core Web Vitals, konten itu harus terbuka kurang dari 2,5 detik. Sebanyak 25 persen dari nilai Google Performance Score sebuah website akan dipengaruhi oleh faktor ini.

Kedua FID yang menyangkut kecepatan respon website terhadap input pengguna (interaktivitas). Contoh yang paling mudah adalah klik pada fitur webstie. Agar lolos tes Core Web Vitals, sebuah website harus merespon kurang dari 100 milidetik (0,001 detik). Komponen nilainya di Google Performance Score juga 25 persen.

Baca Juga :  Fitur Baru WhatsApp untuk Kirim Video Berkualitas Tinggi Sedang Diuji Coba

Ketiga adalah CLS yang terkait konsistensi website atau stabilitas visual – apakah ada item dalam tampilan website yang berubah saat konten lain dibuka. Untuk lulus dalam tes ini, sebuah laman harus mencetak skor kurang dari 0,1. Komponen nilainya sendiri hanya 5 persen di Google Performance Score.

Selain ketiga faktor ini, Google juga menekankan empat faktor lain yakni harus mobile friendly, aman, wajib menggunakan HTTPS, dan harus menampilkan iklan yang tidak mengganggu pengguna atau merusak pengalaman pengguna.

Baca Juga:
Jangan Khawatir, Kini Riwayat Google Search Terhapus dalam 15 Menit!





cakrawalarafflesia

  • Bagikan
Positive SSL