Fakta Gaji ke-13 PNS, dari Waktu Pencairan hingga Besarannya

  • Bagikan
9686d96d gaji 13

Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan akan mendapatkan gaji ke-13 setelah sebelumnya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). 

Adapun pencairan gaji ke-13 kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan dilakukan dilakukan setelah Lebaran. Soal pencairan gaji ke-13 bagi PNS, berikut sejumlah fakta yang telah dirangkum:

1. Waktu pencairan gaji ke-13

Presiden Joko Widodo telah meneken PP tentang THR dan gaji ke-13 pada akhir bulan lalu. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 63 Tahun 2021 tentang THR dan Gaji ke-13 Tahun 2021, gaji ke-13 akan cair paling cepat pada Juni 2021 mendatang.  

“Sesuai ketentuan dalam pasal 12 PP 63 Tahun 2021 bahwa gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni,” kata Direktur Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sudarso, beberapa waktu lalu. 

Sudah Diteken Presiden Rp20 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu soal THR dan Gaji Ke-13

Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan akan diberikan pada 24 Mei 2019.

2. Gaji ke-13 tanpa tukin

Pembayaran gaji ke-13 dipastikan tanpa tunjangan kinerja (tukin). Tujuannya untuk menghemat belanja kementerian/lembaga dan anggarannya dialihkan untuk membantu menangani Covid-19.

Baca Juga :  Iran Minta Joe Biden Mencabut Sanksi Donald Trump 'Tanpa Syarat'

Penghematan belanja K/L 2021 bisa berasal dari alokasi tukin hari raya dan gaji ke-13 sebagai tindak lanjut dari peraturan pemerintah (PP) No. 63 Tahun 2021 kepada PNS, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2021.

“Dalam rangka mengamankan pelaksanaan pengadaan vaksin dan program vaksinasi nasional, penanganan pandemi Covid-19, dukungan anggaran perlindungan sosial kepada masyarakat serta percepatan pemulihan ekonomi nasional diperlukan langkah strategis berupa penghematan belanja K/L TA 2021,” tulis aturan tersebut.

3. Besaran gaji ke-13 untuk PNS

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa  besaran gaji ke-13 sebesar gaji pokok dan tunjangan melekat. 

Berdasarkan PP No. 15/2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas PP No.7/1977 tentang Peraturan gaji PNS, besaran gaji PNS berjenjang sesuai dengan golongan dan masa kerja terendah hingga tertinggi. 

Golongan I

– Golongan Ia antara Rp1.560.800-Rp2.335.800 
– Golongan Ib antara Rp1.704.500-Rp2.472.900 
– Golongan Ic antara Rp1.776.600-Rp2.577.500 
– Golongan Id antara Rp1.851.800-Rp2.686.500

Sudah Diteken Presiden Rp20 Triliun, Begini Penjelasan Menkeu soal THR dan Gaji Ke-13

Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan akan diberikan pada 24 Mei 2019.

Baca Juga :  Puncak Gerhana Matahari Cincin 10 Juni Cuma Terjadi 3 Menit Saja Loh

Golongan II 

– Golongan IIa antara Rp2.022.200-Rp3.373.600 
– Golongan IIb antara Rp2.208.400-Rp3.516.300 
– Golongan IIc antara Rp2.301.800-Rp3.665.000  
– Golongan IId antara Rp2.399.200-Rp3.820.000 

Golongan III 

– Golongan IIIa antara Rp2.579.400-Rp4.236.400 
– Golongan IIIb antara Rp2.688.500-Rp4.415.600 
– Golongan IIIc antara Rp2.802.300-Rp4.602.400 
– Golongan IIId antara Rp2.920.800-Rp4.797.000 

Golongan IV 

– Golongan IVa antara Rp3.044.300-Rp5.000.000 
– Golongan IVb antara Rp3.173.100-Rp 5.211.500 
– Golongan IVc antara Rp3.307.300-Rp5.431.900 
– Golongan IVd antara Rp3.447.200-Rp5.661.700 
– Golongan IVe antara Rp3.593.100-Rp5.901.200 

4. Besaran gaji ke-13 untuk pensiunan

Adapun gaji ke-13 untuk pensiunan dan penerima pensiun terdiri atas pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, dan tambahan penghasilan.

5. Tahapan penyaluran gaji ke-13

Pembayaran gaji ke-13 akan dilakukan melalui penerbitan surat penerbitan membayar (SPM) langsung oleh penandatanganan surat perintah membayar (PPSPM) ke rekening penerima. PPSPM nantinya harus mengajukan SPM gaji ke-13 kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) terlebih dahulu.

Setelah itu, pembayaran gaji ke-13 untuk pegawai non PNS di lembaga nonstruktural dan lembaga penyiaran publik tidak dapat langsung dikirim ke rekening penerima.

melansir inews

  • Bagikan