Viral Maki Petugas Penyekatan, Pemudik di Sukabumi Dimaafkan

  • Bagikan
ce43a5e7 sada

Pengendara dan penumpang mobil yang sempat viral usai memaki petugas penyekatan di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, meminta maaf di kantor polisi pada Minggu (16/5).

Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram polres_sukabumi_kabupaten, dua orang yang bernama Raminto dan Hesti itu meminta maaf secara terbuka kepada Institusi Polri dan Briptu Febio Marcelino, yang merupakan petugas yang mereka umpat.

“Saya sangat meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya kepada bapak sudah berkata kasar. Insyaallah menjadi pelajaran bagi saya. Dan Bapak bisa memaafkan apa yang sudah saya sampaikan kepada bapak,” kata Hesti di ruang Command Center Polres Sukabumi, Minggu (16/5).

Baca Juga :  Viral! Sebuah Mobil Tabrak Masjidil Haram, Cek Videonya

Di tempat yang sama, Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif menyatakan bahwa pihaknya telah menerima permohonan maaf yang berikan oleh kedua orang tersebut.

Menurut dia, kedatangan Raminto dan Hesti ke kantor Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi pun untuk memberikan klarifikasi atas video viral yang telah beredar tersebut.

“Hari ini kita kedatangan secara sukarela Ibu Hesti dan Bapak Raminto SH ke kantor Satreskrim Polres Sukabumi, dalam rangka klarifikasi berita viral ibu-ibu memaki petugas kepolisian di pos penyekatan Cicurug Kabupaten Sukabumi yang terjadi Sabtu (15/5) lalu pukul 10.00 WIB,” ucap dia.

“Kami menerima permohonan maaf dan ibu Hesti dan Bapak Raminto,” tambah dia.

Melansir CNNIndonesia Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif belum merespons CNNIndonesia.com lebih lanjut mengenai proses lanjutan terhadap kedua orang tersebut usai meminta maaf.

Diketahui, Hesti dan Raminto sebelumnya memaki petugas yang berjaga di pos penyekatan Bogor-Sukabumi. Mereka yang mengendarai mobil berplat B itu tak terima diberhentikan polisi.

Ogah diputar balik, keduanya pun sempat melontarkan kalimat umpatan kepada aparat yang bertugas. Kejadian itu terekam kamera dan tersebar di media sosial.

melansir cnnindonesia

  • Bagikan