Ducati Diprediksi Bakal Kembali Berjaya dengan Jack Miller dan Bagnaia

  • Bagikan
4b409eec ducati diprediksi bakal kembali berjaya dengan jack miller dan bagnaia


Berita MotoGP: Duet pebalap Ducati, Jack Miller dan Francesco Bagnaia, diprediksi bakal membawa timnya kembali meraih kesuksesan seperti yang dicapai Casey Stoner pada 2007.

Pada musim 2007, saat Casey Stoner menjadi pebalap Ducati, ia sukses membawa timnya merengkuh gelar pebalap, tim dan pabrikan. Pencapaian tersebut hingga saat ini belum mampu diulangi. Pabrikan asal Italia tersebut sempat mencoba untuk melakukannya lagi dengan memboyong pebalap elite seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, hingga Andrea Dovizioso. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Musim lalu tim yang bermarkas di Borgo Panigale itu memutuskan untuk mengubah kebijakan transfernya dengan merekrut para pebalap muda. Jack Miller dan Francesco Bagnaia kemudian dipromosikan dari tim satelit Ducati, Pramac Racing, untuk menggantikan posisi Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Langkah yang diambil Ducati disebut sebagai pertaruhan untuk masa depan mereka.

Miller direncanakan bakal menjadi pebalap andalan tim dalam meraih gelar. Pebalap asal Australia itu tampil di bawah performa pada ketiga balapan awal MotoGP 2021 setelah sukses menjadi yang tercepat dalam tes pramusim. Ia dua kali menempati urutan kesembilan di Qatar dan mengalami cedera arm pump.

Baca Juga :  Garrett Gerloff Berharap Bisa Dapat Kesempatan Membalap Lagi

Kemudian saat tampil di Portugal, usai menjalani operasi arm pump, Jack Miller mengalami kecelakaan dan terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat. Namun ia bangkit dan mampu menunjukkan performa terbaiknya di Jerez. Dengan memanfaatkan masalah arm pump Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha), yang tengah memimpin balapan MotoGP Spanyol, Miller berhasil meraih podium utama dan menyelesaikan 25 lap tanpa kesalahan.

Kegembiraan Ducati di Sirkuit Jerez kian lengkap karena posisi runner-up pun mampu diamankan oleh rekan duet Miller, Francesco Bagnaia. Capaian tersebut menjadi kali ketujuh mereka sukses meraih podium 1-2 dalam MotoGP.

Tak hanya itu, Bagnaia mengambil alih posisi pemuncak klasemen sementara dari Quartararo. Bagnaia telah mengoleksi 66 poin, dua poin lebih unggul dari Quartararo

Dalam sejarah Ducati, hanya satu pebalapnya yang mampu memimpin klasemen usai tampil di empat balapan awal MotoGP, yakni Casey Stoner pada musim 2007. Ketika itu, ia mengumpulkan 86 poin.

Baca Juga :  Hasil FP1 MotoGP Qatar: Franco Morbidelli Tunjukkan Kelasnya

Selain itu ada Andrea Dovizioso pada 2015 dan 2019 yang sukes merebut 67 poin, ia mendulang poin lebih banyak dibandingkan Bagnaia setelah empat balapan pertama.

Meskipun awal musim ini berjalan lambat bagi Miller, ia kini telah mendapatkan 39 poin dan berada di peringkat keenam klasemen sementara, berjarak 27 angka dari Bagnaia.

Bila dikombinasikan, Ducati saat ini telah mengumpulkan 105 poin, hanya tertinggal sembilan angka dari tim pabrikan Yamaha.

Melengkapi pencapaian tim utama, hasil bagus juga dipersembahkan oleh Pramac Racing lewat pebalapnya, Johann Zarco dan Jorge Martin. Prestasi tersebut mendongkrak Ducati menempati peringkat kedua konstruktor dengan 85 poin, enam angka di belakang Yamaha.

Sejauh ini, perubahan filosofi Ducati telah membuahkan hasil dan komitmen mereka untuk masa depan tampaknya akan terbayar lebih awal dari yang diharapkan.

Artikel Tag: Jack Miller, Francesco Bagnaia, Ducati, Casey Stoner, MotoGP 2021





Source link

  • Bagikan
Positive SSL