Bacaan Surat Al-Qadr untuk Malam Lailatul Qadar

  • Bagikan
746b6cc1 ilustrasi salat malam 169

Surat Al-Qadr berisi mengenai peristiwa turunnya Alquran pada malam Lailatul Qadar, sesuai dengan ayat pertama dalam surat ini. Malam yang disebutkan memiliki kemuliaan dan lebih baik daripada seribu bulan.

Surat yang termasuk golongan Makkiyah ini terdiri atas lima ayat. Berada pada juz 30, surat Al-Qadr merupakan surat ke-97 yang terdapat di dalam Alquran.

Berikut bacaan surat Al-Qadr yang dapat dibaca saat malam Lailatul Qadar:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ

سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Terjemahan:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahterahlah (malam itu) sampai terbit fajar.”

Baca Juga :  Kisah Seorang Hakim yang Jadi Kurir Sedekah

Asbabun Nuzul Surat Al-Qadr dan Artinya

Nabi Muhammad SAW pernah menyebutkan bahwa ada seorang Bani Israil yang berjuang fisabilillah menggunakan senjatanya selama seribu bulan terus-menerus.

Kaum Muslimin mengagumi perjuangan orang tersebut. Oleh karena itu, Allah kemudian menurunkan surat Al-Qadr ayat satu sampai tiga yang menegaskan bahwa satu malam lailatul qadar lebih baik daripada perjuangan Bani Israil selama seribu bulan.

Selain itu, dikatakan bahwa ada salah satu anak laki-laki dari Bani Israil yang suka beribadah malam hingga pagi hari dan berjuang memerangi musuh di siang harinya.

Laki-laki itu berjuang selama seribu bulan tanpa henti.

Oleh sebab itu, Allah menurunkan Surat Al-Qadr yang menjelaskan bahwa ada salah satu malam di bulan Ramadan yang lebih baik dari itu semua yaitu malam lailatul qadar.

Dilansir dari NU Online, ada tiga teori yang menjelaskan tentang Nuzulul Quran:

Baca Juga :  Kisah Keponakan Dzun Nun al-Mishri yang Memiliki Doa Mustajab

1. Pada malam lailatul qadar, Alquran dalam jumlah dan bentuk yang utuh dan lengkap diturunkan ke langit dunia.

2. Alquran diturunkan ke langit dunia selama 20 malam lailatul qadar dalam 20 tahun. Lalu dibacakan kepada Nabi Muhammad SAW.

Alquran seperti apakah yang diturunkan kepada Jibril dan dibacakan kepada Nabi Muhammad SAW? Terdapat tiga teori:

    • Alquran diturunkan kepada Jibril lafdzan wa ma’nan (kata dan maknanya secara sekaligus). Jibril menghafal Alquran yang tertulis dalam lauhul mahfudz, kemudian dibacakan ulang oleh Nabi Muhammad SAW.
    • Jibril membacakan Alquran kepada Nabi Muhammad SW menggunakan makna khusus. Lalu, diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
    • Jibril hanya menyampaikan makna Alquran, selanjutnya Nabi Muhammad SAW mengemasnya dengan bahasa Arab.

3. Alquran turun pertama kali pada malam lailatul qadar. Lalu Alquran diturunkan ke Bumi secara bertahap dalam waktu yang berbeda-beda.

(din/fef)


cnnindonesia

  • Bagikan