Mengenal Yoga Orgasme yang Viral di Bali

  • Bagikan
c8a2fb8d ilustrasi yoga di tengah huta 169

Pulau Dewata dihebohkan dengan kemunculan kelas orgasme yang diduga diadakan seorang warga negara asing. Diketahui, agenda kegiatan kelas orgasme Bali itu sempat tersebar di situs eventbrite.com dengan tajuk Tantric Full Body Orgasm.

Dari informasi yang beredar, untuk mengikuti kelas orgasme ini perlu membeli tiket seharga 20 euro atau sekitar Rp345 ribu. Namun belum diketahui pasti siapa yang mengadakan kelas orgasme tersebut.

Terlepas dari hal itu, apa itu Tantric Full Body Orgasm atau yoga orgasme?

Menurut WebMD, tantric dan orgasmic adalah salah satu bentuk yoga, mirip dengan yoga seks. Meski mirip, ketiganya memiliki tujuan dan cara yang berbeda.

Yoga seks dilakukan dengan menggunakan pose saat berhubungan seks sebagai pose yoga. Tujuannya untuk menjaga kesehatan reproduksi, menghilangkan rasa cemas berlebihan, dan bisa memberikan rasa percaya diri untuk berhubungan seks dengan pasangan.

Biasanya, yoga seks dilakukan oleh orang-orang yang memiliki masalah dalam berhubungan seksual, seperti kurang bergairah, sulit orgasme, tidak puas saat seks, atau merasa sakit saat berhubungan seks.

Sementara tantric atau tantra yoga, mirip dengan yoga seks dengan tujuan dan posenya yang lebih intim. Tantra dirancang untuk meningkatkan kesadaran diri dan tubuh, menciptakan ketenangan emosi dan menjaga fisik tetap bugar.

Tantra bisa dilakukan dengan pasangan karena melibatkan teknik seksual. Namun, ini juga bisa dilakukan sendirian dengan cara meditasi dan yoga biasa. Ada unsur seksual dalam tantra yoga, tapi tujuannya untuk mempertajam indera, bukan untuk melepaskan hasrat seksual.

Kemudian, ada pula orgasme yoga. Kelas yoga satu ini juga memfokuskan pada indera perasa yang bertujuan agar tubuh rileks, dan terstimulasi. Orgasme yoga melatih otot-otot panggul sehingga hubungan seks dapat lebih memuaskan.

“Gerakan tubuh yang memposisikan hubungan cakrawalarafflesia otot panggul sehingga mengaktivasi otot dasar dalam panggul, ini memberi latihan pada otot tertentu,” kata Guru yoga di Flow Athletic di Sydney, Kate Kendall, dilansir Bustle.

Ada beberapa pose yang biasa dilakukan dalam yoga seks. Seperti plow pose, di mana salah satu pasangan berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan ditarik ke dada. Kaki diluruskan dan tahan punggung bawah dengan tangan di pinggul. Pasangan lainnya berdiri atau berlutut di belakang mereka.

Lalu ada bridge pose, salah satu pasangan berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan kaki dibuka selebar pinggul. Dengan menundukkan kepala, mereka mengangkat pinggul untuk membentuk garis lurus dan bahu. Pose ini melibatkan otot dasar panggul, mirip seperti senam Kegel.

Olahraga yoga jenis ini memang belum umum di banyak negara. Namun yang pasti, baik itu yoga seks, tantra, atau orgasme yoga, harus dilakukan oleh profesional terpercaya agar tak jadi modus pelecehan seksual.

(mel/agn)


cnnindonesia

  • Bagikan