Ingin Naik Podium Lagi, Joan Mir Bertekad Perbaiki Kinerja Kualfikasi

  • Bagikan
bdd12b80 ingin naik podium lagi joan mir bertekad perbaiki kinerja kualfikasi


Berita MotoGP: Joan Mir, pebalap dari tim Suzuki Ecstar, baru sekali naik ke podium dari keempat balapan MotoGP yang sudah digelar, ia pun bertekad tampil maksimal di balapan kualifikasi selanjutnya.

Joan Mir membuka musim 2021, dengan performa yang cukup positif. Namun ia hanya meraih satu podium dari keempat seri balapan MotoGP yang sudah digelar. Mir menempati urutan ketiga saat balapan di Portimao, sedangkan pada balapan lainnya ia finis diluar tiga besar.

Mir mengawali musim dengan finis di luar tiga besar saat balapan di MotoGP Qatar. Kesempatannya untuk naik podium tertutup oleh Maverick Vinales, Johann Zarco dan Francesco Bagnaia. Hal tersebut pun menjadikannya sebagai juara dunia kedua tanpa podium di awal musim, seperti yang dialami oleh pebalap Nicky Hayden pada 2007.

Ia baru naik podium saat balapan di MotoGP Portugal usai finis di urutan ketiga. Saat ini Mir menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan total 49 poin, terpaut 17 poin dari peraih peringkat pertama, Francesco Bagnaia.

Musim masih panjang dan baru empat balapan yang digelar dari total 19 balapan, Joan Mir berharap dapat memangkas selisih tersebut dan mampu membalikkan keadaan dengan tampil penuh totalitas di tiap balapan.

Baca Juga :  Francesco Bagnaia Makin Mantap Jalani Balapan Perdana

“Saya tidak cemas dengan titel sama sekali karena saya tidak melihat poin secara keseluruhan. Sekarang, saya memberikan 100 persen di setiap balapan, meraup poin maksimum setiap Minggu. Kami melihat para pebalap lebih kuat dari kami,” tutur Mir seperti yang dikutip dari laman Motorsport.com.

“Saya sudah berpikir bahwa awal musim seperti ini, meski lebih sulit. Tahun lalu, saya dapat memenangi kejuaraan dunia dan saya lebih lambat di Jerez, itu mesti saya bayar mahal. Di Qatar, saya bertarung untuk podium, di Portimao, kami ada di podium. Saya kira saya memiliki musim yang bagus,” tambahnya.

Salah satu penyebab Mir gagal finis di tiga besar secara rutin seperti sebelumnya adalah motor tak mampu melajuc cepat. Pebalap asal Spanyol itu bahkan mengumpamakan motornya seperti menabrak tembok saat mencoba menghalangi para lawannya

“Di Jerez, yang terjadi adalah saya pikir itu terjadi pada setiap orang di cakrawalarafflesia kami, tapi mungkin dengan Yamaha dan Suzuki, itu terjadi lebih sering karena mungkin kami tidak punya tenaga untuk menyalip,” kata pebalap Suzuki tersebut.

Baca Juga :  Ducati Senang Johann Zarco Mampu Jawab Kepercayaan Besar Manajemen

“Kemudian, untuk menghentikan motor di belakang yang lain, seolah mereka seperti dinding. Menjadi setengah detik di belakang beberapa pebalap, ada dinding di mana Anda tidak dapat menghentikan motor. Anda terlalu panas di depan dan ini seperti Anda memiliki lebih lagi tapi Anda tidak dapat menggunakannya,” jelasnya.

Kondisi tersebut tentunya membuat Mir kecewa. Ia bertekad untuk memperbaiki performa saat balapan kualifikasi, yang selama ini menjadi kelemahannya.

“Sedikit frustrasi tapi ini bukan yang pertama terjadi di Jerez, terutama dengan temperatur tinggi, Anda melihat lebih banyak dari masalah-masalah ini. Bukan saya saja yang mengalami masalah ini. Saya kira kami harus memperbaiki kualifikasi karena saya yakin 100 persen bahwa seandainya tidak ada orang-orang di depan saya, saya dapat memperbaiki waktu per lap lebih banyak lagi,” ungkap Mir.

“Saya pikir Jack (Miller) mungkin tak punya pace lebih baik dari kami. Tapi dia mengalahkan kami dengan sangat cerdas,” tutupnya.

Artikel Tag: joan mir, Suzuki, MotoGP 2021





Source link

  • Bagikan