Gubernur Bengkulu Serahkan Kegiatan Hari Raya kepada Bupati/ Walikota

  • Bagikan
a3cad6c9 p 20210504 135940 hdr 1170x700 1

Kepahiang Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah beserta jajaran Pemerintahan Provinsi Bengkulu mengadakan Rapat Koordinasipersiapan dan kesiapan pelaksanaan Idul Fitri 1442 Hijriah/2021, Selasa (04/05/2021).

Hasil rapat tersebut menentukan tindakan yang harus diambil serta cara – cara strategis menghadapi lonjakan pandemi Covid-19 menjelang hari raya. Cara tersebut antara lain, memaksimalkan target vaksinasi terhadap lansia yang ada.

“Lansia cepat sekali terpapar Covid-19, untuk itu agar Forkopimda mendukung agar vaksin yang didistribusikan segera dilaksanakan khususnya bagi lansia. Vaksin jangan kadaluarsa, percuma,” ujar Gubernur Rohidin.

Yang kedua, lanjut Rohidin, dengan ditetapkannya daerah Bengkulu untuk pembatasan kegiatan berskala mikro. “Nanti hari Jumat, kita akan rapat lagi dengan TNI/Polri agar pos pengamanan Covid-19 dibangun di desa /kelurahan dan tingkat dusun. Sebagai bentuk peningkatan pengawasan yang lebih ketat lagi,” papar Rohidin.

Baca Juga :  Seratus Persen Pengurus DPC PKS Se-Banyuasin Dilantik – cakrawalarafflesia

Terakhir, Pemprov Bengkulu sudah membuat pos pengamanan batas wilayah dengan Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung. Membangun 5 titik penghentian kegiatan mudik keluar/masuk Bengkulu. “Polda Bengkulu sudah melakukan MoU dengan Polda tetangga memastikan tidak ada pemudik atau perpindahan orang dari luar atau dalam Provinsi Bengkulu. Terkecuali untuk orang sakit, perjalanan dinas, atau transfortasi logistik dan di luar itu tidak ada toleransi apapun,” tegas Rohidin.

Baca Juga :  Pembebasan Lahan Fly Over Dipatok Clear selama Lima Bulan

Selain itu, ada tiga hal yang diputuskan kebijakan internal Pemerintah Provinsi Bengkulu diantaranya mudik antar kabupaten /kota, Perayaan idul fitri, dan kegiatan pernikahan diperbolehkan.

“Walaupun Bengkulu zona orange ketiga kegiatan tersebut boleh dilaksanakan dan tetap bupati/ walikota melihat kondisi wilayahnya. Seperti pesta pernikahan, tetap diperbolehkan tapi dengan protokol kesehatan ketat dan izin keramaian yang dikeluarkan bupati /walikota, Polres, Satgas covid, dan dari pihak lainnya. Prinsipnya dalam tatanan kondisi saat ini Pemprov Bengkulu memperbolehkan kegiatan tetapi disesuaikan kondisi wilayah masing-masing,” tutupnya.

lansir radarkepahiangid

  • Bagikan
Positive SSL