5 Cara Diet untuk Penderita Maag

  • Bagikan
092e643c ilustrasi makanan yang mengandung vitamin a 169
Penderita penyakit maag sering kali kesulitan menjalani diet. Pasalnya, jika terlambat makan, maag bisa kambuh. Berikut 5 cara diet untuk penderita maag yang tepat.Penyakit maag adalah suatu kondisi timbulnya luka di lapisan saluran pencernaan. Maag dapat terjadi di bagian usus kecil, lambung, hingga kerongkongan. Penyebab utama penyakit maag adalah bakteri Helicobater pylori.

Penderita penyakit maag tak boleh membiarkan perut dalam keadaan kosong terlalu lama. Penderita maag juga sensitif dengan makanan yang pedas dan asam. Dalam menjalani diet, penderita maag harus menghindari hal-hal tersebut.

Berikut 5 cara diet untuk penderita maag.

1. Diet tinggi serat

Ilustrasi sayur dan buahCara diet untuk penderita maag adalah dengan mengonsumsi makanan yang tinggi serat. (Foto: Jamie Hamel-Smith)

Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi serat dapat menurunkan risiko maag kambuh. Makanan yang tinggi serat meliputi gandum, polong-polongan, biji rami, kacang-kacangan, sayur, dan buah-buahan.

Masukkan makanan tinggi serat ini dalam program diet atau menu makanan harian.

2. Diet tinggi vitamin A

Ilustrasi wortelCara diet untuk penderita maag adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A seperti wortel. (Foto: Pixabay/jackmac34)

Penelitian yang melibatkan 47 ribu pria menunjukkan bahwa diet kaya vitamin A dapat mengurangi perkembangan tukak duodenum atau usus 12 jari.
Vitamin A juga dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pencernaan yang meningkatkan perlindungan terhadap penyakit maag. Makanan sumber vitamin A yang baik adalah hati, wortel, brokoli, ubi jalar, kangkung, dan bayam.

Baca Juga :  5 Manfaat buah pir untuk kesehatan

3. Minum teh hijau

Ilustrasi MatchaCara diet untuk penderita maag adalah dengan mengonsumsi makanan mengandung flavonoid seperti teh hijau. (Foto: bhofack2/Thinkstock)

Teh hijau kaya akan flavonoid yang baik untuk penderita maag. Penelitian menunjukkan teh hijau dan makanan kaya flavonoid lainnya dapat memberikan perlindungan terhadap gastritis kronis, infeksi maag, dan kanker perut. Makanan yang mengandung flavonoid menghambat pertumbuhan bakteri penyebab penyakit maag.

Selain itu, peneltian terbaru juga menunjukkan bahwa teh hijau, oolong, dan teh hitam dapat menghambat pertumbuhan bakteri H. Pylori dan tidak membahayakan jenis bakteri baik yang ditemukan di perut seperti L. Acidophilus, L. Plantarum, dan B. Lungum.

Selain teh hijau, makanan kaya flavonoid lainnya adalah bawang putih, bawang bombay, stroberi, blueberry, brokoli, wortel, dan kacang polong.

Baca Juga :  7 Tips Mudah Meredam Stres dan Perasaan Cemas

4. Batasi minum kopi dan alkohol

Ilustrasi Minum Kopi HitamCara diet untuk penderita penyakit maag adalah dengan menghindari minum kopi dan minuman beralkohol.(Foto: epicantus/Pixabay)

Konsumsi kopi dapat meningkatkan produksi asam yang memperburuk gejala pada penderita maag. Sedangkan, minuman beralkohol dapat mengikis lapisan mukosa di saluran pencernaan yang bisa menimbulkan peradangan hingga pendarahan.

Untuk meminimalkan gejala, orang dengan penyakit maag harus menghindari atau membatasi minum kopi dan alkohol s.

5. Hindari makanan yang memperburuk maag

Ilustrasi cabaiCara diet untuk penderita maag adalah dengan menghindari makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam. (Foto: Pixabay/Hans)

Hindari mengonsumsi makanan yang dapat memperburuk penyakit maag. Makanan ini dapat berbeda-beda pada setiap orang.

Jika kamu menyadari bahwa gejala penyakit maag menjadi lebih buruk setelah makan makanan tertentu, batasi atau hindari konsumsi makanan tersebut. Beberapa makanan yang dikaitkan dengan penyakit maag diantaranya makanan yang mengandung asam dan makanan pedas.

Itulah 5 cara diet untuk penderita maag yang bisa diterapkan dalam pola makan harian.

(din/ptj)


cnnindonesia

  • Bagikan