Salut! Remote Samsung TV Terbuat dari Botol Air Bekas

  • Bagikan
4d8db6cd 51474 samsung solarcell remote control


cakrawalarafflesia – Samsung Electronics Indonesia mengumumkan inisiatif Going Green melalui penggunaan eco-packaging dan hadirnya SolarCell remote control pada sebagian besar produk Samsung TV 2021.

“Tidak hanya menciptakan terobosan produk yang bermanfaat dalam mendukung gaya hidup konsumen, kami juga berusaha menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua,” jelas Yoonsoo Kim, President, Samsung Electronics Indonesia, dalam keterangan resminya, Senin (3/5/2021).

Inisiatif Samsung TV diterapkan pada remote control yang umumnya menggunakan baterai. Baterai sekali pakai sendiri tergolong sulit terurai dan berpotensi menjadi limbah beracun.

Kini, Samsung mendesain remote control bertenaga cahaya, SolarCell remote control yang bisa mengisi daya dari sinar matahari, pencahayaan dalam ruangan, maupun pengisian daya lewat USB.

Baca Juga :  10 Aplikasi VPN Gratis dan Link Download

Baca Juga:
Peringkat Lima di Daftar Ponsel Terlaris, Samsung Tak Ambil Pusing

Selain sumber daya bebas baterai sekali pakai, SolarCell remote control juga mengandung 24 persen (sekitar 31 gram) material plastik daur ulang dari botol air bekas.

Dengan komposisi dan sumber energi yang ramah lingkungan, remote control ini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 14.000 ton dan mengeliminasi penggunaan 99 juta baterai AAA selama tujuh tahun masa pakai TV.

Ilustrasi: Air minum. (Shutterstock)
Ilustrasi air minum botol. (Shutterstock)

Di tengah trend TV dengan ukuran layar lebih besar, ukuran kemasan pun ikut membesar dan tampilannya lebih ramai, sebagai upaya branding dan menarik perhatian pembeli.

Baca Juga :  Kelebihan dan Kekurangan OPPO A54 – Beneran Buat Harga Rp 2 Jutaan?

Sayangnya, makin besar kemasan makin besar pula carbon footprint yang mereka tinggalkan. Mulai 2021, Samsung memperluas eco-packaging yang minimalis ke lebih banyak lini produk TV terbaru untuk mengurangi limbah secara signifikan.

Penggunaan eco-packaging dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca sebanyak 10.000 ton setiap tahun.

Baca Juga:
Meluncur Nanti Malam, Ini Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A52

Eco-packaging juga memberikan added value bagi material yang dulu dianggap barang bekas atau bahkan sampah.





cakrawalarafflesia

  • Bagikan